Melawan dengan Senpi, Begal Sadis Palembang Tewas Ditembak Tim Gabungan Polisi

AKURAT.CO SUMSEL Polisi mengambil tindakan tegas terhadap kawanan begal sadis yang kerap meresahkan warga Palembang.
Salah satu pelaku, Agung, warga Sukawinatan Kecamatan Sukarami, tewas ditembak oleh tim gabungan Subdit III Jatanras Polda Sumsel dan Satreskrim Polrestabes Palembang setelah melakukan perlawanan dengan senjata api saat hendak ditangkap.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Anwar Reksowidjojo mengonfirmasi bahwa tindakan tegas tersebut terpaksa diambil karena pelaku membahayakan petugas saat penyergapan.
"Pelaku melawan menggunakan senjata api, sehingga anggota kami terpaksa memberikan tindakan tegas terukur untuk melindungi diri," ungkap Anwar dalam press release kasus perampokan Indomaret, Selasa (22/10/2024).
Agung tidak sendirian dalam menjalankan aksinya. Ia bersekongkol dengan Rohit Guntoro (21), warga Kecamatan Sako Palembang, yang lebih dulu ditangkap oleh tim gabungan Subdit III Jatanras.
Keduanya merupakan Target Operasi (TO) kepolisian dan tercatat telah melakukan setidaknya sembilan kali aksi pembegalan di wilayah Palembang.
Tercatat, salah satu korban terakhir mereka adalah Alkar Nadiantara (19), yang dibegal pada 23 September 2024 dini hari di Simpang Tiga Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Karya Baru, Kecamatan Alang-Alang Lebar.
Baca Juga: Tato ROHIT WARYO Jadi Petunjuk, Begal di Jalan Soekarno Hatta Palembang Berhasil Ditangkap
Aksi tersebut terekam dalam video yang tersebar di grup WhatsApp awak media, memperlihatkan tersangka Rohit diinterogasi oleh Panit 2 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, AKP Robert P. Sihombing.
Dalam video itu, terdengar AKP Robert menegaskan kepada Rohit untuk mengakui keterlibatannya dalam aksi begal yang terjadi pada 23 September. Penangkapan Rohit kemudian menjadi pintu masuk bagi polisi untuk mengungkap lebih banyak aksi kriminal yang dilakukan kelompok ini.
Kombes Pol Anwar menambahkan bahwa kasus ini telah dilimpahkan ke Polrestabes Palembang untuk proses hukum lebih lanjut.
"Kami telah menyerahkan pelaku yang sudah kami tangkap ke Polrestabes Palembang untuk proses lebih lanjut, namun kami tetap memberikan dukungan penuh," jelas Anwar.(Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









