Sumsel

Catatan Kepemimpinan Alex Noerdin dari Masa ke Masa, Pelopor Sekolah Gratis dan Berobat Gratis di Indonesia

Septiyanti Dwi Cahyani | 26 Februari 2026, 10:10 WIB
Catatan Kepemimpinan Alex Noerdin dari Masa ke Masa, Pelopor Sekolah Gratis dan Berobat Gratis di Indonesia
Mantan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin

AKURAT. CO SUMSEL - Kabar duka datang dari Bumi Sriwijaya.

Mantan Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin dilaporkan meninggal dunia pada Rabu (25/2/2026).

Kabar ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan segenap masyarakat Sumsel yang pernah merasakan perubahan pada masa kepemimpinannya.

Baca Juga: Zakat Fitrah Bukan Sekadar Tradisi, Ini Besaran dan Batas Waktu Pembayarannya

Sebelum meninggal, Alex sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat penyakit infeksi empedu.

Untuk mengenang Alex, artikel ini akan membahas catatan perjalanannya dari masa ke masa dan sederet perubahan Sumatera Selatan selama ia menjabat.

Profil dan Latar Belakang Pendidikan

Baca Juga: Gubernur Sumsel Herman Deru Akan Pimpin Prosesi Penghormatan Jenazah Alex Noerdin

Alex Noerdin lahir di Palembang, Sumatera Selatan, 9 September 1950.

Ia merupakan anak ketiga dari tujuh bersaudara pasangan H. Muhamad Noerdin Pandji dan Hj. Siti Fatimah.

Sang ayah dikenal sebagai salah satu pejuang kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga: Teritpu Rp130 Juta Saat Beli Mobil Bekas, Yakup Warga Banyuasin Lapor Polisi

Alex diketahui menamatkan pendidikan dasar hingga menengah di Palembang, kemudian melanjutkan pendidikan perguruan tingginya di Jakarta.

Ia menempuh pendidikan perguruan tinggi di dua kampus berbeda, yakni Fakultas Teknologi Industri Univeritas Trisakti dengan gelar Insinyur, dan Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya dengan gelar Sarjana Hukum.

Selain pendidikan formal, Alex Noerdin juga mengikuti sejumlah pelatihan internasional, antara lain di United Nations Centre for Regional Development (UNCRD) Nagoya, Institute for Housing Studies Rotterdam, serta program urbanisasi di Harvard University.

Baca Juga: CPO Sumsel Siap Banjiri Pasar Amerika, Infrastruktur Pelabuhan Masih Jadi Ganjalan Utama

Pengalaman global itulah yang turut membentuk perspektifnya dalam merancang pembangunan daerah.

Perjalanan Karier

Semasa hidup, Alex tercatat telah menduduki sejumlah jabatan penting.

Baca Juga: Jelang Lebaran 2026, BI Sumsel Waspadai Lonjakan Harga Cabai dan Bawang

Ia diketahui memulai kariernya dari jajaran birokrasi paling bawah sebagai PNS sebelum akhirnya menjadi Gubernur Sumsel.

Berikut catatan perjalanan karier Alex Noerdin sejak pertama kali hingga berakhir jadi pimpinan tertinggi Provinsi Sumatera Selatan.

1981-1989: Staff Bappeda Sumsel, Kepala Seksi Perhubungan dan Pariwisata, Kepala Cabang Pariwisata Kota Palembang dan Kabupaten Musi Banyuasin.

Baca Juga: Bea Masuk Nol Persen ke AS, Ekonomi Sumsel Diprediksi Melesat Lewat Ekspor Sawit dan Karet

1990: Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang.

1994-2000: Ketua Bappeda Kota Palembang, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan, Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin.

2001-2007: Bupati Musi Banyuasin (Puncak Karier).

Baca Juga: Cegah Masalah di Luar Negeri, Imigrasi Palembang Perketat Paspor

2008-2013: Gubernur Sumsel Periode 1

2013-2018: Gubernur Sumsel Periode 2

Catatan Kepemimpinan Alex Noerdin

Baca Juga: Alex Noerdin Wafat, Tim Kuasa Hukum Ajukan Penghentian Perkara Sesuai Aturan KUHP

Alex Noerdin dikenal sebagai pemimpin yang visioner dan memiliki pemikiran yang out of the box.

Sejumlah perubahan signifikan terjadi di berbagai sektor di bawah kepemimpinannya, baik saat jadi Bupati maupun Gubernur. Berikut rangkumannya:

1. Program Sekolah Gratis dan Berobat Gratis

Baca Juga: Mangkraknya Proyek Masjid Sriwijaya dan Pasar Cinde, Deretan Kasus yang Menjerat Alex Noerdin

Salah satu kebijakan yang sangat dirasakan masyarakat adalah program Sekolah Gratis dan Berobat Gratis saat ia menjabat sebagai Bupati Musi Banyuasin.

Program ini juga tercatat menjadi yang pertama dijalankan di Indonesia pada saat itu.

2. Pembangunan Infrastruktur Regional

Baca Juga: Besok, Jenazah Alex Noerdin Diterbangkan ke Palembang dan Dimakamkan di TPU Kebun Bunga

Ia dikenal bertangan dingin dalam membangun infrastruktur.

Termasuk pembangunan LRT Palembang yang merupakan transportasi massal berbasis kereta api pertama di Sumatera.

Selain itu, warisan pembangunan yang menonjol adalah pengembangan kawasan olahraga Jakabaring Sport City (JSC) di Palembang.

Baca Juga: 8 Outdoor AC Hilang, Pelaku Pencurian di RS Mohammad Hoesin Akhirnya Ditangkap

3. Ajang Internasional

Pada masa kepemimpinannya, Sumsel juga berhasil menjadi tuan rumah sejumlah ajang olahraga internasional. Beberapa event besar yang digelar antara lain:

SEA Games 2011

Baca Juga: Jejak Karier Alex Noerdin, Sosok Visioner di Balik Transformasi Sumsel Jadi Tuan Rumah Asian Game

Asian University Games 2012

Islamic Solidarity Games 2013

Asian Games 2018.

Baca Juga: Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Wafat di Usia 76 Tahun

4. Meraih Sejumlah Penghargaan

Atas kontribusinya, Alex Noerdin menerima sejumlah penghargaan.

Termasuk Bintang Mahaputera Utama pada 11 Agustus 2014, serta Satyalancana Pembangunan dan Satyalancana Wira Karya. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.