Feeder LRT dan Teman Bus Palembang Berhenti Sementara, Ratu Dewa Minta Waktu 3 Hari

AKURAT.CO SUMSEL Wali Kota Palembang Ratu Dewa meminta Dinas Perhubungan (Dishub) segera menindaklanjuti penghentian sementara sejumlah layanan Feeder LRT dan Teman Bus Transmusi di Kota Palembang.
Ia mengatakan telah mengingatkan Dishub sejak jauh hari agar mengantisipasi kendala yang melibatkan vendor atau pihak ketiga penyedia layanan transportasi tersebut.
"Sejak jauh-jauh hari saya sudah meminta Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mengantisipasi vendor atau pihak ketiganya," ujar Ratu Dewa, Senin (2/11/2026).
Ratu Dewa menjelaskan, penghentian layanan tersebut hanya bersifat sementara. Pemerintah Kota Palembang masih melakukan evaluasi dan penyelesaian sejumlah persyaratan administrasi sebelum operasional kembali dijalankan.
Ia meminta waktu sekitar tiga hari untuk menyelesaikan persoalan administrasi tersebut.
Baca Juga: Hadapi Musim Hujan, Wali Kota Palembang Minta OPD Siaga Banjir dan Pohon Tumbang
"Untuk operasional, kami minta waktu sampai 3 hari ke depan untuk penyelesaian administrasinya," katanya.
Menurut Ratu Dewa, salah satu kendala yang dihadapi berkaitan dengan pembaruan administrasi penyedia jasa, khususnya Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI).
Selain itu, pemeliharaan sistem pada Online Single Submission (OSS) membuat proses verifikasi administrasi masih harus diselesaikan. Tahapan tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga hingga lima hari.
Selama proses pembaruan dan verifikasi berlangsung, pengadaan jasa layanan belum dapat dilakukan melalui sistem E-Katalog atau E-Purchasing.
Adapun layanan transportasi yang terdampak penghentian sementara terdiri dari dua trayek Feeder LRT Musi Emas dan dua koridor Teman Bus Transmusi.
Dua trayek Feeder LRT yang dihentikan sementara yakni Koridor 1 rute Talang Kelapa–Talang Buruk dan Koridor 2 rute Asrama Haji–Sematang Borang.
Sementara itu, layanan Teman Bus Transmusi yang terdampak meliputi Koridor 2 dengan rute Terminal Sako–Palembang Icon serta Koridor 5 rute Tanjung Barangan–Stasiun LRT Bumi Sriwijaya.
Pemerintah Kota Palembang menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya pengguna transportasi umum yang selama ini mengandalkan layanan tersebut untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Pemkot berharap proses administrasi dapat segera diselesaikan sehingga layanan Feeder LRT dan Teman Bus dapat kembali beroperasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Sumsel Bakal Dilanda Hujan Deras Sepanjang Hari Besok, Masyarakat Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem
- 2Penyaluran Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Berakhir Besok, Ini Tanda Bantuan Cair dan Masuk Rekening
- 3Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di India, Ini Spesifikasi dan Harganya
- 4PLN Palembang Jadwalkan Pemadaman Listrik 2 Kali Hari Ini, Cek Lokasi Terdampaknya
- 5Lantik 23 Pejabat Pemkot Palembang, Ratu Dewa Tekankan Kinerja dan Pelayanan Publik
- 6BSU Kemnaker Cair November 2026, Cek Syarat Penerima dan Besaran Bantuan
- 7Harga Emas Perhiasan Palembang Anjlok Hari Ini, Termurah Tembus Rp13,5 Juta per Suku
- 8Wali Murid di Palembang Diduga Dianiaya Dua Security Sekolah, Kepala Terluka hingga Dijahit
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







