Sumsel

Digadang Jadi Lumbung Padi Nasional, Ini 5 Daerah Penghasil Beras Terbesar di Sumsel

St Shofia Munawaroh | 24 April 2025, 16:05 WIB
Digadang Jadi Lumbung Padi Nasional, Ini 5 Daerah Penghasil Beras Terbesar di Sumsel

AKURAT. CO SUMSEL - Sumatera Selatan (Sumsel) diproyeksikan menjadi salah satu lumbung padi nasional.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman bahkan menargetkan produksi gabah kering panen (GKP) di provinsi ini mencapai 3,7 juta ton dari sebelumnya 2,9 juta ton.

Target ini dinilai masih realistis mengingat Sumsel memiliki daerah-daerah penghasil beras yang cukup besar.

Baca Juga: Ngantuk Berat Setelah Makan Siang? Waspadai Jam Rawan Turunnya Produktivitas

Berikut adalah daerah-daerah penghasil beras terbesar di provinsi Sumatera Selatan. 

1. Kabupaten Banyuasin

Kabupaten Banyuasin merupakan daerah penghasil padi terbesar pertama di Sumatera Selatan.

Baca Juga: Pusri Tegaskan Dukungan Penuh untuk Gerakan Indonesia Menanam, Siap Jadi Pilar Kedaulatan Pangan

Pada tahun 2022, Banyuasin mampu menghasilkan padi sebanyak 897.427,60 ton.

Sementara di tahun berikutnya, daerah ini berhasil menghasilkan padi sebanyak 920.413 ton.

2. Kabupaten OKU Timur

Baca Juga: Danau Teluk Seruo, Arena Olahraga Sekaligus Objek Wisata Akhir Pekan Favorit Warga Ogan Ilir

Kabupaten OKU Timur menjadi daerah penghasil padi terbesar kedua di Sumatera Selatan.

Pada tahun 2022, daerah ini berhasil menghasilkan padi sebanyak 701.509,52 ton.

Lalu di tahun 2023, mengalami kenaikan dimana produksi meningkat menjadi 716.876 ton.

Baca Juga: Jangan Sampai Salah Pilih! Ini Spot Kursi Bioskop Terbaik Buat Nonton Bareng Si Dia

3.Kabupaten Ogan Komering Ilir

Kabupaten Ogan Komering Ilir berada di posisi ketiga daerah penghasil padi terbesar di Sumatera Selatan.

Di tahun 2022, Kabupaten OKI menghasilkan 534.586,78 ton padi.

Baca Juga: Awalnya Cuma Teman Curhat, 7 Tanda Kamu Mulai Jatuh Cinta pada Sahabat Sendiri, Apa Saja?

Namun,di tahun 2023 mengalami sedikit penuruna menjadi 525.900 ton.

4. Musi Banyuasin  

Daerah penghasil padi terbesar di Sumsel keempat adalah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Baca Juga: Hidup Gak Lengkap Tanpa Mereka, Ini 5 Tipe Teman yang Selalu Bikin Hidup Terasa Lebih Berwarna

Kabupaten yang dialiri Sungai Musi ini tak hanya terkenal sebagai daerah kaya minyak dan gas, namun juga daerah perkebunan dan pertanian.

Selain banyak perusahaan perkebunan besar, Muba juga penghasil padi.

Tercatat pada 2023, produksi padi di Muba mencapai 143.115 ton.

Baca Juga: Potret Angkatan Kerja Indonesia 2024: Lulusan SMA dan Perguruan Tinggi Dominasi Jumlah Pengangguran Terbuka

5. Musi Rawas 

Daerah penghasil padi terbesar di Sumsel berikutnya atau kelima adalah Kabupaten Musi Rawas.

Pada 2023, Kabupaten Musi Rawas tercatat menghasilkan padi sebanyak 107.355 ton.

Baca Juga: Sulap Rawa Buaya Jadi Sawah Produktif, Herman Deru Tuai Pujian dari Menkopangan RI Zulhas

Di Musi Rawas ada Kecamatan Tugumulyo yang memang terkenal sebagai daerah dengan pertanian luas dan maju.

Selain itu pertanian di daerah ini juga memiliki sistem pengairan yang bagus.

Irigasinya bersumber dari Water Vang, bendungan peninggalan Belanda di Sungai Kelingi yang dibangun sekitar tahun 1942.

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.