Over Kapasitas, BNN Sumsel Rencanakan Penambahan 100 Tempat Tidur Rehabilitasi NAPZA Gratis

AKURAT.CO SUMSEL Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Selatan berencana menambah 100 tempat tidur rehabilitasi bagi pasien penyalahgunaan narkotika, alkohol, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA).
Langkah ini diambil menyusul kondisi layanan rehabilitasi yang telah melampaui kapasitas, khususnya di RS Ernaldi Bahar Palembang.
Kepala BNN Sumsel, Brigjen Pol Hisar Siallagan, mengatakan keterbatasan daya tampung menjadi persoalan serius dalam upaya penanganan penyalahgunaan narkoba di Sumsel. Menurutnya, ruang rehabilitasi yang tersedia saat ini tidak sebanding dengan jumlah pasien yang membutuhkan perawatan.
“Kapasitas yang ada sudah over. Kami menilai perlu ada penambahan tempat tidur, khususnya untuk layanan rehabilitasi gratis bagi masyarakat kurang mampu,” ujar Hisar, Senin (29/12/2025).
Ia menjelaskan, sebelumnya terdapat alokasi anggaran sekitar Rp7 miliar, namun dana tersebut diperuntukkan bagi fasilitas rehabilitasi berbayar atau kelas VIP.
Baca Juga: Jelang Tahun Baru 2026, Harga Cabai hingga Ayam di Pasar Palembang Masih Tinggi
Oleh karena itu, BNN Sumsel berupaya mendorong penambahan 100 tempat tidur baru yang difokuskan untuk layanan nonberbayar pada tahun mendatang.
Hisar menegaskan, skema layanan gratis tetap dipertahankan dengan ketentuan yang berlaku selama ini. Namun, untuk aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri, rehabilitasi tetap dikenakan biaya.
“Yang gratis tetap untuk masyarakat tidak mampu. Untuk ASN, TNI, dan Polri, mekanismenya berbayar,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Rehabilitasi Rawat Inap NAPZA RS Ernaldi Bahar, Kurnia Ani, menyebutkan bahwa sepanjang 2025 rumah sakit telah menambah 35 tempat tidur. Dari jumlah tersebut, sebagian besar telah terisi.
“Saat ini 31 tempat tidur sudah terpakai. Sisanya masih dalam antrean pasien yang akan dirujuk, termasuk melalui program restorative justice dari kejaksaan,” katanya.
Selain itu, pihak rumah sakit juga masih melakukan proses renovasi untuk penambahan kapasitas lanjutan. Jika rampung, jumlah tempat tidur rehabilitasi diperkirakan bertambah sekitar 50 hingga 55 unit.
Mayoritas pasien yang menjalani perawatan berasal dari keluarga kurang mampu dan mendapatkan layanan secara gratis dengan syarat melengkapi dokumen administrasi, seperti KTP, kartu keluarga, BPJS PBI, serta surat keterangan tidak mampu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pendaftaran CPNS 2026 Dibuka November, Pemerintah Minta Pelamar Mulai Persiapkan Diri
- 2Update Harga Terbaru Emas Perhiasan Palembang Rabu 4 November 2026
- 3Samsung Ungkap Rahasia Galaxy Z Fold8 Bobot 201 Gram, Layar Lipat Lewati 100 Pengujian
- 4Cara Cek BSU Kemnaker Pakai KTP, Bantuan Rp900.000 Siap Cair November 2026
- 55 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 November 2026: Ada Kabar Baik soal Karier dan Asmara
- 6Hasil Pemilu Sela Amerika Serikat: Demokrat Menang Telak Kuasai Kongres AS, Bagaimana Nasib Trump?
- 75 Ramalan Zodiak Hari Ini 5 November 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini Rabu 4 November 2026, Aries hingga Leo Punya Peluang Baru
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









