Pusri Tegaskan Dukungan Penuh untuk Gerakan Indonesia Menanam, Siap Jadi Pilar Kedaulatan Pangan

AKURAT.CO SUMSEL Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menunjukkan langkah nyata dalam upaya mempercepat swasembada pangan nasional dengan memimpin langsung pelaksanaan Gerakan Indonesia Menanam (Gerina) yang digelar serentak di berbagai wilayah Indonesia.
Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel), menjadi lokasi utama kegiatan nasional ini, dengan agenda khusus penanaman padi terapung atau yang dikenal sebagai "Si Opung".
Didampingi sejumlah menteri dari Kabinet Indonesia Maju, termasuk Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Prabowo tiba di lokasi kegiatan dan disambut hangat oleh Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, jajaran Forkopimda, serta para tokoh pertanian dan ulama nasional.
Gerakan ini menampilkan berbagai inovasi teknologi pertanian, di antaranya penggunaan drone untuk penebaran benih dan penerapan metode penanaman padi terapung yang dinilai efektif untuk lahan terbatas, seperti area sekitar pesantren dan masjid.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyebut bahwa gerakan ini adalah bagian dari ikhtiar besar bangsa untuk memperkuat ketahanan pangan dan menjaga kelestarian lingkungan.
“Hari ini kita bergerak bersama di seluruh Indonesia. Negara yang kuat adalah negara yang mandiri dalam pangan. Ini adalah bentuk nyata gotong royong nasional menyongsong masa depan yang hijau dan berdaulat,” tegas Prabowo.
Presiden juga meninjau langsung proyek pengembangan lahan rawa seluas 105 ribu hektare yang dikonversi menjadi sawah produktif dengan bantuan teknologi modern, termasuk pemanfaatan drone yang mampu menanam hingga 25 hektare per hari.
“Saya melihat sendiri tadi, ini sangat efisien dibandingkan cara manual. Ini lompatan besar dalam pertanian kita,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Rahmad Pribadi dan Direktur Utama PT Pusri Palembang Daconi Khotob. Sebagai bagian dari Pupuk Indonesia Group, Pusri menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh Gerakan Indonesia Menanam melalui penyediaan produk pertanian berkualitas dan edukasi kepada petani.
“Kami berkomitmen untuk menyediakan solusi pertanian berkelanjutan guna membantu petani Indonesia menjadi lebih tangguh dan produktif dalam menghadapi berbagai tantangan. Ini langkah strategis menuju Indonesia yang mandiri dan menjadi lumbung pangan dunia,” kata Daconi Khotob.
Sementara itu, Ustadz Adi Hidayat selaku inisiator Gerina menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan.
“Kita sudah melihat keberhasilan metode padi terapung. Kini saatnya kita perluas sebagai kontribusi umat menuju Indonesia Emas,” ucapnya.
Kegiatan Tanam Raya Serentak 2025 ini menjadi simbol awal semangat baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, untuk membangun Indonesia yang kuat, sejahtera, dan berdaulat di bidang pangan.
Inisiatif ini juga sejalan dengan visi besar Presiden melalui Asta Cita, yang menempatkan pertanian sebagai pilar utama pembangunan nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 15 Ramalan Zodiak Hari Ini 21 Oktober 2026, Ada Peluang Baru hingga Urusan Asmara
- 25 Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa 20 Oktober 2026: Cinta, Karier, dan Keuangan
- 3Kumpulan Link Twibbon Hari Santri Lengkap dengan Cara Membuatnya
- 4Bergerak Naik, Cek Harga Emas Perhiasan Palembang Rabu 21 Oktober 2026
- 5Ramalan Zodiak Scorpio Hari Ini 22 Oktober 2026: Karier, Cinta, dan Keuangan
- 6Pencairan Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Berakhir Minggu Depan, Cek Penerima PKH BPNT di Sini
- 7Tarif Listrik Terbaru Oktober 2026, Berlaku Golongan Subsidi dan Non Subsidi
- 8Ada Demo 2 Tahun Prabowo Gibran Hari Ini di Jakarta, Bawa 5 Tuntutan Karhutla Sampai Biaya Pendidikan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









