Inilah 4 Jurusan dengan Prospek Gaji Tinggi Tapi Sepi Peminat di SNBP 2025

AKURAT. CO SUMSEL - Ada banyak jurusan pendidikan yang ditawarkan setiap universitas di Indonesia.
Beberapa di antaranya menawarkan jaminan pekerjaan dengan prospek gaji yang tinggi seperti Arsitek, Desain dan lain-lain.
Namun, ternyata tidak semua jurusan kuliah yang menjanjikan gaji tinggi itu diminati dengan berbagai alasan.
Baca Juga: Ngeri! Remaja Dihajar Brutal di Panti Pijat OKU Gara-gara Kurang Bayar, Polisi Turun Tangan
Berikut adalah lima jurusan kuliah di beberapa kampus ternama Indonesia (UGM, UI, ITB dan UB) yang menawarkan pekerjaan dengan prospek gaji tinggi namun sepi peminat.
1. Seni Rupa dan Desain
Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) merupakan jurusan paling sepi peminat di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025.
Baca Juga: Libur Sekolah, OPI Water Fun Diserbu Pengunjung! Diskon Tiket Jadi Daya Tarik
FSRD menerima 52 peminat untuk tahun ini.
Hal serupa terjadi di Universitas Brawijaya (UB), jurusan Seni Rupa Murni menjadi jurusan paling sepi peminat dengan 40 peminat pada SNBP 2025.
Jurusan ini mempelajari tentang berbagai aspek seni dan desain, mulai dari seni rupa murni hingga desain dalam berbagai bidang.
Baca Juga: Lengah Tinggalkan Kunci, Motor Raib Digondol Maling di Dalam Ruko
Seperti komunikasi visual, produk, interior, dan kriya.
Mahasiswa FSRD akan mengembangkan keterampilan kreatif, kemampuan analisis, dan pemahaman tentang berbagai media dan teknik dalam seni dan desain.
Lulusannya bisa bekerja sebagai desainer grafis, ilustrator hingga direktur seni yang gaji awalnya bisa berkisar antara Rp 5 juta hingga Rp 11 juta per bulan.
Baca Juga: Pelaku Pembunuhan Duel Maut Ternyata Belum Ditangkap, Kapolrestabes Palembang Beri Klarifikasi
2.Teknik Bioenergi dan Kemurgi
Bioenergi adalah energi terbarukan yang sumbernya berasal dari bahan organik seperti tumbuhan dan hewan.
Sedangkan dalam KBBI kemurgi adalah penerapan ilmu kimia pada pengusahaan lahan pertanian, sehingga didapatkan produk yang bukan berupa bahan makanan.
Baca Juga: Harga Emas Antam Naik Tipis, Sabtu 5 Juli 2025 Sentuh Rp1.908.000 per Gram
Contohnya adalah pemanfaatn kacang kedelai untuk bahan membuat plastik.
Jurusan yang hanya ada di ITB ini fokusnya ada pada pemanfaatan biomassa seperti limbah pertanian dan tanaman untuk menghasilkan energi terbarukan serta produk kimia yang ramah lingkungan.
Lulusannya memiliki peluang besar untuk bekerja di industri energi terbarukan, biofuel, serta pengembangan teknologi ramah lingkungan yang saat ini semakin dibutuhkan di berbagai sektor industri dengan gaji awal kisaran Rp11-14 juta per bulan.
Baca Juga: Pasar TWS Global Diprediksi Tetap Tumbuh hingga 2028, Apple dan Xiaomi Masih Dominan
3. Teknik/Teknologi Bioproses
Teknik bioproses adalah proses untuk menghasilkan suatu produk dengan menggunakan konsep-konsep utama berupa bioteknologi, biologi, dan teknik rekayasa proses.
Teknik ini memegang kendali dalam desain bioreaktor, studi fermentasi, kondisi operasi, kualitas produk, keamanan produk, dan menunjang produksi lain.
Baca Juga: 5 Acara Berita Zaman Dulu yang Melekat di Ingatan Anak 90-an
Awalnya, teknik bioproses merupakan cabang ilmu Teknik Kimia yang berkaitan dengan proses produksi dan perancangan alat menggunakan bakteri, kapang, mikroalga, atau enzim.
Jurusan ini hanya ada di dua kampus besar Indonesia, UI dan juga UB dan sama-sama sepi peminat di SNBP 2025.
Padahal prospek karir jurusan ini luas mulai dari industri pangan, riset dan pengembangan di industri kosmetik dan skincare, farmasi dan ahli kimia dengan gaji awal Rp 4 juta hingga Rp 10 juta per bulan.
Baca Juga: BSU Tahap 2 Bisa Dicairkan Lewat Pospay, Berikut Cara dan Syaratnya
4. Geofisika
Geofisika merupakan salah satu jurusan sepi peminat di UI dalam SNBP 2025, yakni hanya menerima 124 peminat.
Geofisika merupakan cabang dari geoscience atau ilmu tentang kebumian.
Baca Juga: Lezat dan Gurih, Ini Resep Soto Betawi yang Cocok Disantap Akhir Pekan
Mahasiswa jurusan ini akan mempelajari proses fisika yang ada di bumi dari inti bumi, hingga keterkaitan antara bumi dengan benda-benda luar angkasa yang berada di sekitarnya.
Selain UI, jurusan ini juga ada di Sekolah Tunggu Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (SMTMKG), sekolah kedinasan di bawah BMKG.
Rata-rata gaji seorang geofisikawan di awal berkisar antara Rp 8,5 juta hingga Rp 11,5 juta per bulan. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini








