Sumsel

5 Acara Berita Zaman Dulu yang Melekat di Ingatan Anak 90-an

Maman Suparman | 5 Juli 2025, 11:57 WIB
5 Acara Berita Zaman Dulu yang Melekat di Ingatan Anak 90-an

AKURAT.CO SUMSEL Sebelum era YouTube dan media sosial, televisi menjadi sumber utama informasi bagi masyarakat Indonesia.

Anak-anak generasi 90-an pasti tak asing dengan suara khas pembaca berita dan grafis sederhana yang dulu terasa sangat modern.

Di antara semua tayangan, acara berita zaman dulu punya tempat tersendiri di hati pemirsa.

Berikut lima acara berita legendaris yang selalu dinanti dan bikin anak 90-an tersenyum saat mengenangnya:

1. Dunia Dalam Berita (TVRI)

Tayang sejak 1973, ini adalah “primadona” berita nasional sebelum banyak stasiun TV swasta hadir.

Tayangan ini punya ciri khas suara narator yang tenang dan gaya penyajian yang formal.

Kalimat pembuka “Berikut kami sampaikan Dunia Dalam Berita...” sudah seperti alarm waktu malam bagi keluarga Indonesia.

2. Berita Terkini (RCTI)

Sebelum nama “Seputar Indonesia” digunakan, RCTI menayangkan "Berita Terkini" sebagai program berita andalan.

Grafis bergerak sederhana dan logo khas RCTI zaman awal jadi ciri khas yang masih diingat hingga kini.

3. Seputar Indonesia (RCTI)

Ini salah satu acara berita paling ikonik di era 90-an hingga 2000-an.

Musik pembuka yang khas dan pembawa berita legendaris seperti Dana Iswara, Kania Sutisnawinata, dan Desi Anwar menjadi bagian tak terpisahkan dari jam tayang pagi dan malam.

4. Liputan 6 (SCTV)

Acara berita yang dikenal lewat kalimat penutup: "Dari Jakarta, Liputan 6, SCTV".

Gaya pembawaannya sedikit lebih ringan dibanding program lain, tapi tetap informatif. Nama-nama seperti Chacha Annisa hingga Indra Yudhistira menjadi figur yang tak asing di era ini.

5. Buletin Siang (RCTI)

Ditayangkan di siang hari, acara ini jadi teman makan siang bagi keluarga.

Banyak anak 90-an yang ikut menyimak karena ditonton bareng orang tua saat libur sekolah. Visual dan musik pembukanya juga khas.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia