Siap-siap, Diskon Listrik 50 Persen Hadir Lagi Juni Juli 2025, Cek Ketentuan dan Daftar Penerimanya

AKURAT. CO SUMSEL - Pemerintah akan menghadirkan kembali program diskon listrik pada Juni Juli 2025 mendatang.
Adapun besaran diskonnya masih sama dengan periode Januari-Februari 2025 lalu.
Yakni sebesar 50 persen.
Baca Juga: Sumatera Selatan Memiliki 241 Kecamatan dan 3.278 Desa/Kelurahan pada Tahun 2024
Daftar Penerima Diskon Listrik
Sebelumnya, Pemerintah telah memberikan diskon listrik 50 persen untuk pelanggan dengan daya hingga 2.200 VA.
Pada periode ini, bantuan hanya akan diberikan kepada pelanggan dengan daya di bawah 1.300 VA.
Baca Juga: Daftar 7 Wilayah Terdampak Pemadaman Listrik 3 Jam Senin 26 Mei 2025
Yakni hanya untuk pelanggan PLN dengan daya 450 VA dan 900 VA.
Enam Insentif Fiskal Pemerintah
Diskon listrik 50 persen ini merupakan salah satu insentif fiskal dari pemerintah yang akan diberikan serentak pada 5 Juni 202t mendatang.
Baca Juga: PMI Dukung PLN Mobile Color Run 2025 di Palembang, Donor Darah Jadi Sorotan
Adapun paket keenam paket insentif yang disiapkan pemerintah antara lain diskon tarif listrik, diskon tiket pesawat, diskon tarif jalan tol, subsidi motor listrik, bantuan subsidi upah (BSU),bantuan sosial pangan, dan diskon iuran Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) BPJS Ketenagakerjaan.
Skema dan Aturan Teknis Masih Disusun
Saat ini, pemerintah masih dalam tahap penyusunan aturan teknis terkait implementasi dari setiap insentif.
Baca Juga: Karhutla Rugikan Negara Rp18 Triliun, Menteri LH Minta Penindakan Tegas terhadap Perusahaan Lalai
Termasuk regulasi dari masing-masing kementerian hingga perhitungan anggaran yang dibutuhkan untuk realisasi masing-masing insentif tersebut.
Mendorong Daya Beli dan Pertumbuhan Ekonomi
Adapun kebijakan pemberian insentif ini dirancang untuk mendorong daya beli masyarakat terutama pada musim libur panjang anak sekolah.
Selain itu, bertepatan juga dengan pencairan gaji 13 aparatur sipil negara (ASN).
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5 persen pada kuartal II 2025, setelah hanya tumbuh 4,87 persen pada kuartal I 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









