4 Langkah Pertolongan Pertama Saat Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas

AKURAT. CO SUMSEL - Kecelakaan lalu lintas dapat terjadi kapan saja dan di mana saja.
Dalam situasi darurat yang kacau, bertindak cepat dan tepat adalah kunci untuk menyelamatkan nyawa dan mencegah cedera lebih lanjut.
Pakar keselamatan jalan raya dan tim tanggap darurat menekankan bahwa ada empat langkah utama yang wajib diketahui dan dilakukan pertama kali oleh setiap pengendara atau saksi mata di lokasi kejadian.
Baca Juga: 8 Agenda Pemerintah Kota November 2025, Simak Tanggal dan Lokasinya di Sini
1. Amankan Lokasi dan Jaga Keselamatan Diri
Tindakan pertama adalah yang paling krusial: pastikan lokasi aman dan lindungi diri Anda. Kecelakaan berpotensi memicu kecelakaan beruntun.
Menepi dan Beri Sinyal: Jika Anda terlibat, segera bawa kendaraan ke bahu jalan (jika memungkinkan) atau nyalakan lampu hazard.
Baca Juga: 7 Film Wajib Ditonton November 2025, Ada Pangku hingga Agak Laen dengan Cerita Terbaru
Pasang Segitiga Pengaman: Tempatkan segitiga pengaman atau benda reflektif lainnya dengan jarak yang cukup (sekitar 30-50 meter) sebelum lokasi kecelakaan untuk memperingatkan pengendara lain.
Gunakan APD: Sebelum mendekati korban, kenakan rompi reflektif jika ada.
Jangan pernah merokok di lokasi karena risiko kebocoran bahan bakar.
Baca Juga: 5 Kuliner Nusantara Masuk Daftar 100 Makanan Terbaik Dunia, Ada Nasi Goreng hingga Pempek
2. Hubungi Pihak Berwenang dan Layanan Darurat
Setelah lokasi diamankan, segera panggil bantuan.
Kecepatan informasi sangat menentukan respon tim medis dan polisi.
Baca Juga: 27 Kilometer Jalur Baru Dibangun di Sungai Lilin, Distribusi Batu Bara Kian Lancar
Panggil Nomor Darurat: Segera hubungi nomor darurat, seperti Polisi (110) atau Ambulans/Medis (118/119), dan berikan informasi yang jelas:
- Lokasi persis kejadian (nama jalan, patokan terdekat).
- Jenis kecelakaan (tabrakan beruntun, tunggal, dll.).
Baca Juga: Gubernur Herman Deru Dukung Digi Sport Kelola Sriwijaya FC
- Perkiraan jumlah dan kondisi korban.
- Jangan Tutup Telepon: Tetaplah bicara dengan operator hingga mereka menginstruksikan Anda untuk menutup telepon.
3. Evaluasi Kondisi Korban (Cek ABC)
Baca Juga: Derby Panas, Sumsel United Siap Buktikan Diri di Hadapan Sriwijaya FC
Langkah ini dilakukan setelah bantuan dipanggil dan lokasi relatif aman.
Fokus utama adalah memeriksa kondisi korban dengan prinsip dasar pertolongan pertama (First Aid).
- Periksa Kesadaran: Coba ajak bicara korban.
Baca Juga: Dijambak Tanpa Sebab di Pinggir Jalan, Warga Palembang Laporkan Pelaku ke Polisi
- Cek ABC (Airway, Breathing, Circulation): Periksa apakah jalur napas (A) terbuka, apakah korban bernapas (B), dan apakah ada perdarahan parah (C).
- Stabilkan, Jangan Pindahkan: Jangan pernah mencoba memindahkan korban yang tidak sadarkan diri atau mengalami cedera parah (terutama cedera leher/tulang belakang), kecuali ada bahaya langsung (misalnya, kendaraan terbakar). Upaya memindahkan yang salah dapat memperburuk cedera.
4. Dokumentasikan dan Kumpulkan Bukti
Baca Juga: Kronologi Lengkap Versi Korban: Siswi SMPN 30 Palembang Selamat dari Upaya Penculikan di Pagi Buta
Untuk keperluan laporan polisi dan klaim asuransi, dokumentasi yang akurat sangat diperlukan.
- Ambil Foto & Video: Ambil gambar atau video detail mengenai posisi akhir kendaraan, kerusakan yang terjadi, pelat nomor, dan kondisi lingkungan saat kejadian.
- Catat Informasi Saksi: Mintalah kontak dan nama lengkap saksi mata yang ada di lokasi.
Baca Juga: Kasus Percobaan Penculikan Siswi SMPN 30 Palembang: Polisi Telusuri Jejak Mobil Diduga Driver Online
- Tukar Informasi Pihak Terlibat: Tukarkan data identitas, nomor telepon, dan informasi asuransi dengan pihak lain yang terlibat kecelakaan.
Pesan Kunci: Reaksi panik adalah hal wajar, namun menahan diri dan mengikuti keempat langkah ini secara sistematis dapat menjadi pembeda antara hidup dan mati, serta membantu kelancaran proses hukum dan klaim pasca-kecelakaan.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





