Sumsel

Dituduh Pelakor Saat Live TikTok, Perempuan di Palembang Lapor Polisi

Deny Wahyudi | 7 November 2026, 15:44 WIB
Dituduh Pelakor Saat Live TikTok, Perempuan di Palembang Lapor Polisi
Dituduh Pelakor Saat Live TikTok, Perempuan di Palembang Lapor Polisi

AKURAT.CO SUMSEL Merasa nama baiknya dicemarkan melalui siaran langsung TikTok, seorang perempuan berinisial WS (27), warga Kecamatan Gandus, Palembang, memilih menempuh jalur hukum.

WS melaporkan akun TikTok milik seorang perempuan berinisial N ke Polrestabes Palembang atas dugaan pencemaran nama baik, Sabtu (7/11/2026).

Dalam laporannya, WS mengaku menjadi sasaran tuduhan dan perkataan tidak pantas saat akun tersebut melakukan siaran langsung atau live TikTok dengan menggunakan foto dirinya sebagai latar belakang.

Didampingi kuasa hukumnya dari Damarjaya Law Firm, Muhammad Riszky Damarjaya, WS menceritakan persoalan itu bermula ketika dirinya berada di tempat kos pada Senin (26/10/2026) malam.

Saat itu, seorang temannya menghubungi dan memberitahukan bahwa ada akun TikTok yang sedang melakukan siaran langsung dengan menampilkan foto dirinya.

Baca Juga: Viral Curi Motor di RS Siti Khadijah Palembang, Pria Berjaket Ojol Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Dalam siaran tersebut, WS mengaku disebut sebagai perebut laki orang (pelakor) dan mendapat sejumlah perkataan yang dianggap merendahkan.

WS menjelaskan, persoalan tersebut berkaitan dengan perkenalannya dengan seorang pria yang belakangan diketahui telah memiliki istri.

Ia mengaku tidak mengetahui status pria tersebut ketika pertama kali berkenalan. Setelah mengetahui hal itu, WS mengklaim telah menyampaikan permintaan maaf dan memberikan bukti terkait pertemuan mereka.

"Aku dituduh yang tidak-tidak dengan menyebutkan kata-kata kotor dan sebutan pelakor. Padahal aku sudah memberikan bukti dan sudah meminta maaf karena memang sebelumnya aku tidak tahu kalau laki-laki tersebut sudah mempunyai istri," ungkap WS.

WS juga mengaku persoalan tersebut sebelumnya sempat berimbas pada pekerjaannya. Ia menyebut perempuan yang dilaporkannya pernah mendatangi tempat kerjanya dan melayangkan tuduhan secara langsung.

Bahkan, kejadian tersebut sempat direkam menggunakan video hingga membuat WS dipanggil oleh pemilik tempatnya bekerja untuk memberikan penjelasan.

Menurut WS, pemilik tempatnya bekerja akhirnya mempercayai penjelasan dan bukti yang disampaikannya.

Namun, ia mengaku tuduhan terhadap dirinya kembali muncul melalui siaran langsung TikTok. Kali ini, WS juga mengklaim mendapat ancaman kekerasan dari pihak yang bersangkutan bersama sejumlah temannya.

"Dia live TikTok dengan menjelek-jelekkan aku. Bahkan ada ancaman bersama teman-temannya. Katanya kalau bertemu aku, mukaku mau dihancurkan dan aku mau ditelanjangi," bebernya.

WS menegaskan dirinya tidak pernah berniat mengganggu hubungan rumah tangga orang lain. Ia juga mengaku telah menyerahkan bukti terkait pertemuannya dengan pria tersebut.

Sementara itu, kuasa hukum WS, Muhammad Riszky Damarjaya, mengatakan laporan polisi ditempuh setelah pihaknya lebih dahulu berupaya menyelesaikan persoalan melalui somasi.

Namun, menurutnya, upaya tersebut tidak mendapat tanggapan atau itikad baik dari pihak yang dipersoalkan.

"Kami datang ke sini untuk mendampingi klien kami atas dugaan pencemaran nama baik melalui live streaming TikTok," ujarnya.

Terpisah, Pamapta SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Eko Denny Saputra, membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut.

"Laporan akan segera kami serahkan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut," tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia