Sumsel

Impor Sumsel dari 12 Negara Utama Naik 10,54 Persen, Finlandia dan Jerman Melonjak

Kurnia | 7 November 2026, 22:00 WIB
Impor Sumsel dari 12 Negara Utama Naik 10,54 Persen, Finlandia dan Jerman Melonjak
Ilustrasi.

AKURAT.CO SUMSEL Nilai impor Sumatera Selatan (Sumsel) dari 12 negara utama mencapai US$761,78 juta sepanjang Januari hingga September 2026. Angka tersebut meningkat US$72,65 juta atau 10,54 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kenaikan impor tersebut terutama dipengaruhi oleh meningkatnya nilai pembelian barang dari sejumlah negara, seperti Finlandia, Jerman, dan Jepang.

Berdasarkan data yang dihimpun, impor dari Finlandia naik US$35,12 juta atau 96,50 persen. Sementara itu, impor dari Jerman bertambah US$39,11 juta atau melonjak 589,99 persen.

Kenaikan paling tinggi secara persentase terjadi pada impor dari Jepang yang meningkat US$15,43 juta atau 648,19 persen.

Tren kenaikan juga terlihat pada nilai impor dari 12 negara utama selama September 2026. Jika dibandingkan dengan September 2025, nilainya bertambah US$22,19 juta atau 34,76 persen.

Baca Juga: Hotspot Sumsel Kembali Melonjak, OKI Jadi Wilayah Paling Rawan dengan 81 Titik

Dari sisi kontribusi, Tiongkok masih menjadi negara pemasok terbesar bagi Sumsel. Nilai impor dari negara tersebut mencapai US$388,62 juta atau 38,06 persen dari total impor Januari–September 2026.

Vietnam berada di posisi berikutnya dengan nilai impor US$121,40 juta atau berkontribusi 11,89 persen. Adapun Finlandia menyumbang US$71,52 juta atau sekitar 7 persen.

Secara keseluruhan, impor dari 12 negara utama tersebut mencakup 74,60 persen dari total impor Sumsel selama sembilan bulan pertama 2026.

Adapun barang yang didatangkan dari Tiongkok didominasi mesin dan peralatan mekanis, pupuk, serta lampu dan perlengkapan penerangan.

Sementara itu, impor dari Vietnam meliputi pupuk, kayu dan barang dari kayu, serta mesin dan peralatan mekanis.

Adapun komoditas impor dari Finlandia antara lain mesin dan peralatan mekanis, mesin dan perlengkapan elektris, serta kain tekstil.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia