Sumsel

Bermodal Pesanan 10 Kotak Donat, Penipu di Palembang Gasak Motor Penjual

Maman Suparman | 22 Agustus 2025, 17:50 WIB
Bermodal Pesanan 10 Kotak Donat, Penipu di Palembang Gasak Motor Penjual

AKURAT.CO SUMSEL Aksi penipuan yang berujung pencurian dialami seorang penjual donat di Palembang.

Motor matic milik Sahroni (57) raib setelah dirinya dikelabui pria tak dikenal yang berpura-pura memesan donat untuk acara kantor.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Jalan Pangeran Sido Ing Lautan, Lorong Tapak Nyari, Kelurahan 35 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II Palembang, Rabu (20/8/2025) pagi.

Istri korban, Warda (55), menceritakan kejadian bermula sehari sebelumnya. Pelaku mendatangi lapak dagangan mereka di Pasar Suro, 30 Ilir, namun donat sudah habis terjual. Esok harinya, pelaku kembali datang dengan dalih ingin memesan sepuluh kotak donat.

“Pagi itu donat tinggal dua setengah kotak, diborong semua. Dia kasih Rp100 ribu, katanya untuk uang muka pesanan 10 kotak donat yang mau dipakai acara kantor,” ungkap Warda, Jumat (22/8/2025).

Tak curiga, Sahroni lalu mengikuti permintaan pelaku untuk mengantarkan donat menggunakan sepeda motor ke sebuah rumah di Lorong Tapak Nyari.

Baca Juga: Viral! ASN dan Wakil Rakyat di Palembang Saling Jotos, Begini Klarifikasi Ketua Komisi III DPRD

Sesampainya di lokasi, pelaku berlagak menelepon istrinya dan meminta korban menjemput sang istri yang disebut sudah menunggu di dekat lorong.

Namun setelah dicari, sosok “istri” yang dimaksud tak pernah muncul. Saat Sahroni kembali, pelaku justru meminta meminjam motor dengan alasan akan menjemput sendiri. Tanpa pikir panjang, korban pun menyerahkan kendaraannya.

“Suami saya percaya saja. Tapi ditunggu-tunggu pelaku tidak kembali. Dari CCTV terlihat suami kebingungan, akhirnya pulang jalan kaki. Baru sadar kalau ditipu,” kata Warda.

Kecurigaan semakin kuat setelah warga sekitar mengungkapkan rumah yang dijadikan titik pertemuan itu sebenarnya kosong dan sedang dijual. “Berarti memang pelaku bohong dari awal,” tegasnya.

Pelaku digambarkan sebagai pria dewasa, memakai jaket, dan kaus cokelat mirip seragam polisi di bagian dalam. Meski tidak pernah mengaku aparat, penampilannya sempat membuat korban yakin.

Atas kejadian ini, keluarga telah melaporkan kasus tersebut ke Polrestabes Palembang. Mereka berharap pelaku segera ditangkap dan motor milik Sahroni dikembalikan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia