Sumsel

Sudah Jadi Korban Penganiayaan, Gelang Emas Deby 3,35 Gram Raib

Maman Suparman | 17 Juli 2025, 15:27 WIB
Sudah Jadi Korban Penganiayaan, Gelang Emas Deby 3,35 Gram Raib

AKURAT.CO SUMSEL Deby Puspitasari (22) melaporkan kasus dugaan penganiayaan dan pencurian yang dialaminya ke Polrestabes Palembang pada Kamis (17/7/2025) siang. Warga Jalan Remifa Kelurahan Ogan Baru Kecamatan Kertapati, Palembang ini mengaku telah menjadi korban pemukulan dan kehilangan gelang emas seberat 3,35 gram.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Sabtu (12/7/2025) sekitar pukul 17.00 WIB, tak jauh dari kediaman korban. Saat itu, Deby tengah dibonceng oleh temannya, Marsanda, menggunakan sepeda motor dan diikuti oleh teman lainnya, Septi. Setibanya di lokasi kejadian, mereka dihentikan oleh terduga pelaku berinisial IC.

"Sedang memotor Pak dengan teman-teman. Lalu, motor teman saya diberhentikan oleh terlapor," ujar Deby kepada petugas piket pengaduan.

Setelah berhenti, IC menanyakan status WhatsApp Deby. "Setelah motor kami berhenti, dia terlapor ini menanyakan status WhatsApp saya. Lalu saya jawab, 'Kau nyinggung orang mau, disinggung gak mau'," ungkap Deby menirukan perkataannya.

Baca Juga: Ibu Rumah Tangga Tewas Diserempet Truk di Palembang, Sopir Kabur Tinggalkan Korban

Mendengar jawaban Deby, IC lantas marah. Tanpa basa-basi, IC langsung memukul wajah Deby dan menarik gelang tangannya hingga Deby terjatuh dari sepeda motor. Perkelahian pun tak terhindarkan.

"Wajah saya dipukul Pak. Terus gelang tangan saya ditarik. Hingga saya terjatuh dari motor. Dan terjadi perkelahian," imbuh Deby.

Akibat kejadian ini, Deby mengalami luka memar di bagian batang hidung, kepala sebelah kiri bengkak, dan kehilangan satu buah gelang emas seberat 3,35 gram.

"Saya tidak terima Pak, oleh itulah saya laporkan ke sini," tegas Deby.

Kepala SPK Polrestabes Palembang, Ipda Erwin, membenarkan adanya laporan penganiayaan tersebut.

"Laporan sudah kita terima dan akan segera ditindaklanjuti oleh petugas Satreskrim Polrestabes Palembang, unit Perlindungan Perempuan dan Anak," pungkas Ipda Erwin. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia