Sumsel

Sumsel United Kebobolan Menit Akhir, M Nasuha Soroti Konsentrasi Lini Belakang

Kurnia | 31 Oktober 2026, 18:15 WIB
Sumsel United Kebobolan Menit Akhir, M Nasuha Soroti Konsentrasi Lini Belakang
Pelatih Sumsel United M Nasuh(Dok: MO Sumsel United)

AKURAT.CO SUMSEL Kekalahan Sumsel United dari Semen Padang FC dengan skor 0-1 menjadi bahan evaluasi bagi pelatih M Nasuha.

Konsentrasi lini belakang, terutama pada menit-menit akhir pertandingan, menjadi perhatian utama setelah Laskar Juaro kembali kebobolan menjelang laga berakhir.

Dalam pertandingan Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jumat (30/10/2026) malam, Sumsel United harus mengakui keunggulan tuan rumah setelah Junior Batista mencetak gol pada menit ke-89.

Hasil tersebut sekaligus mengakhiri catatan positif Sumsel United yang sebelumnya tidak terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir, dengan rincian tiga kemenangan dan satu hasil imbang.

Pelatih Sumsel United, M Nasuha, mengakui timnya harus segera melakukan pembenahan, khususnya dalam menjaga fokus hingga pertandingan benar-benar berakhir.

Menurutnya, kebobolan pada menit akhir bukan kali pertama dialami timnya. Karena itu, persoalan konsentrasi di lini pertahanan harus menjadi perhatian serius.

"Setelah kekalahan ini kami akan segera memperbaiki konsentrasi anak asuh kami di lini belakang terutama di menit-menit akhir. Kami sudah sering kebobolan di menit akhir, ini yang harus segera kami benahi. Fokus tidak boleh hilang sampai wasit meniup peluit panjang," tegas Nasuha.

Baca Juga: Razia Dua Tempat Hiburan Malam di Palembang, Polisi Amankan 17 Orang dan 6 Butir Ekstasi

Ia menjelaskan, pertahanan Sumsel United sebenarnya mampu menunjukkan disiplin yang baik meski harus bermain dengan 10 pemain sejak Wafa Habiby menerima kartu merah pada menit ke-55.

Namun, keunggulan jumlah pemain yang dimiliki Semen Padang akhirnya berbuah gol melalui Junior Batista. Kelengahan dalam mengantisipasi umpan silang dan duel udara membuat Sumsel United gagal mempertahankan hasil imbang.

"Kami sudah bertahan dengan sangat baik dengan 10 pemain. Tapi sepak bola itu soal konsentrasi 90 menit lebih. Satu detik hilang fokus, satu duel udara kalah, langsung dihukum. Ini pelajaran mahal untuk lini belakang kami," ujarnya.

Nasuha memastikan evaluasi akan dilakukan setelah tim kembali ke Palembang. Materi latihan selanjutnya akan difokuskan pada transisi bertahan, komunikasi antarpemain belakang, serta antisipasi bola-bola atas, terutama saat memasuki masa tambahan waktu.

Meski rentetan hasil positif terhenti, Nasuha meminta para pemain tidak larut dalam kekecewaan. Ia menilai persaingan kompetisi masih panjang dan Sumsel United masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisi.

"Liga masih panjang, kami masih di jalur persaingan. Tren positif kami terputus, tapi kami harus segera membuat tren positif yang baru. Saya percaya dengan karakter pemain-pemain saya," katanya.

Kekalahan tersebut juga berdampak pada posisi Sumsel United di klasemen sementara Grup A. Laskar Juaro turun satu peringkat dari posisi keempat ke urutan kelima.

Sumsel United kini harus segera bangkit karena sudah ditunggu PSIS Semarang pada laga kandang, Sabtu (7/11/2026). Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi skuad M Nasuha untuk kembali meraih poin sekaligus memperbaiki posisi di klasemen.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia