Sumsel

Penjaga Pom Mini di Gandus Palembang Dirampok Saat Istirahat, Uang Rp 3 Juta Raib

Maman Suparman | 9 Juni 2025, 16:32 WIB
Penjaga Pom Mini di Gandus Palembang Dirampok Saat Istirahat, Uang Rp 3 Juta Raib

AKURAT.CO SUMSEL Aksi perampokan bersenjata tajam terjadi di sebuah pom mini di kawasan Jalan Lettu Karim Kadir, Kecamatan Gandus, Palembang, Minggu (8/6/2025) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Dalam kejadian tersebut, seorang pria bersenjata golok menggasak uang tunai sekitar Rp 3 juta dari dalam kotak penyimpanan.

Korban, Suplitoha (40), yang bertugas menjaga pom mini tersebut, tak mampu melawan lantaran sedang beristirahat saat pelaku tiba-tiba masuk dan mengancam dengan senjata tajam.

"Dia datang langsung bawa parang dan mengancam saya. Katanya, ‘Mana duit kau tunjukkanlah, kalau tidak mati kau’. Saya tidak berani melawan karena dia pegang golok," kata Suplitoha saat ditemui, Senin (9/6/2025).

Dalam rekaman CCTV berdurasi singkat yang diperoleh dari lokasi, tampak seorang pria mengenakan helm dan jas hujan masuk ke area pom mini.

Baca Juga: Tak Ada Toleransi, ASN Sumsel yang Tambah Libur Bakal Kena Potong Tunjangan

Saat itu, korban terlihat terbaring. Menyadari keberadaan orang tak dikenal, Suplitoha refleks mengangkat kedua tangan sebagai tanda menyerah.

Pelaku lantas menggeledah area pom mini dan membuka sebuah kotak kayu besar yang berada di depan korban. Tanpa kesulitan, pelaku berhasil membawa kabur uang tunai yang disimpan di dalam kotak tersebut.

"Uangnya sekitar Rp 3 juta. Kotaknya memang digembok, tapi tidak saya kunci. Setelah dia ambil uang, langsung kabur dengan temannya yang nunggu di atas motor agak jauh dari lokasi," jelas Suplitoha.

Karena berada dalam posisi lemah dan sendirian, Suplitoha mengaku memilih diam demi keselamatan. Ia tidak begitu mengingat ciri-ciri pelaku karena wajahnya tertutup masker, namun menyebut pelaku bertubuh tinggi.

Usai kejadian, korban langsung melaporkan insiden tersebut ke Polsek Gandus. Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memeriksa CCTV dan mengumpulkan keterangan saksi.

"Kami sudah terima laporan dari korban dan saat ini masih dalam penyelidikan anggota di lapangan," ujar salah satu petugas Polsek Gandus saat dikonfirmasi.

Akibat peristiwa tersebut, operasional pom mini sementara dihentikan karena korban masih mengalami trauma.

"Untuk hari ini pom belum buka. Saya masih syok," ujar Suplitoha. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia