Rekonstruksi Kasus Pembunuhan di Palembang, Pelaku Peragakan 14 Adegan

AKURAT.CO SUMSEL Satreskrim Polsek Kertapati menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan yang menggemparkan warga Palembang. Kejadian tragis ini terjadi pada Minggu (6/10/2024) di Jalan KI Kemas Rindo, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati, tepatnya di kontrakan PT PAN Palembang sekitar pukul 23.00 WIB.
Dalam rekonstruksi yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Ipda Edi Sussanto, SH, tersangka Robbighfirli (20) memperagakan adegan pembunuhan yang menewaskan korban Deni Irawan (24).
Rekonstruksi ini diperankan oleh tersangka, sedangkan peran korban diperankan oleh seorang saksi yang merupakan warga setempat. Sebanyak 14 adegan diperagakan untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.
Dalam adegan ke-7, diketahui bahwa konflik berawal ketika korban tersinggung dengan ucapan tersangka. Hal ini memicu korban memukul wajah tersangka menggunakan tangan kanannya satu kali.
Selanjutnya, pada adegan ke-8, tersangka mencabut pisau badik yang diselipkan di pinggang kirinya dan menusukkan ke arah korban.
Kapolsek Kertapati, Iptu Angga Kurniawan, melalui Kanit Reskrim Ipda Edi Sussanto, menjelaskan bahwa rekonstruksi ini dilakukan untuk memastikan kronologi dan duduk perkara kasus ini dengan benar.
"Berkas perkara akan segera dilimpahkan ke kejaksaan. Rekonstruksi ini penting untuk memastikan kejadian sesuai dengan keterangan yang ada," ujar Ipda Edi Sussanto setelah rekonstruksi selesai dilakukan.
Motif pembunuhan ini diduga karena ketidaksenangan tersangka terhadap korban yang dianggap sebagai orang asing di wilayah tersebut. Selain itu, korban dan tersangka diketahui sempat berteman selama tiga hari sebelum kejadian, namun tidak memiliki hubungan keluarga.
"Motif awalnya karena ada rasa tidak senang dengan keberadaan korban di pemukiman tersebut. Korban mengalami empat tusukan, tiga di bagian depan tubuh dan satu di bagian belakang," ungkap Ipda Edi.
Salah satu anggota keluarga korban yang menyaksikan jalannya rekonstruksi berharap pelaku mendapat hukuman yang setimpal.
"Saya berharap tersangka dihukum mati," ungkap salah satu anggota keluarga korban.
Kronologi Kejadian
Peristiwa penusukan ini terjadi pada Minggu malam (6/10/2024), tidak jauh dari tempat tinggal korban di Bedeng PT PAN, Jalan Kemas Rindo. Tersangka Robbighfirli, warga Jalan Bukit Perak, diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Kertapati sesaat setelah kejadian, ketika hendak dihakimi massa.
Bersama dengan tersangka, barang bukti berupa satu bilah pisau badik dengan sarung kayu cokelat serta kaos abu-abu yang dikenakan korban turut diamankan.
Kapolsek Kertapati, Iptu Angga Kurniawan, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil visum, korban mengalami empat luka tusukan, yaitu satu di punggung, satu di pinggang kanan, dan dua di bagian perut.
"Korban berusaha lari usah memukul wajah tersangka. Korban tersandung batu dan terjatuh, saat itulah tersangka menusuknya sebanyak empat kali," jelas Iptu Angga.
Setelah kejadian, tersangka melarikan diri, namun berhasil ditangkap oleh warga yang mengejarnya tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Bari Palembang untuk dilakukan visum. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







