Peran Dandi Sebagai ‘Pilot’ di Balik Aksi Penembakan dan Curanmor di Palembang Terungkap

AKURAT.CO SUMSEL Polisi akhirnya mengungkap peran salah satu pelaku dalam kasus percobaan pencurian sepeda motor disertai penembakan terhadap warga Palembang.
Dandi Rangkuti (26) diketahui berperan sebagai “pilot” atau pengendara yang mengantar sekaligus memantau situasi saat rekannya mengeksekusi aksi.
Wakapolrestabes Palembang, AKBP Aditya Kurniawan, menjelaskan bahwa peran Dandi terkuak setelah pemeriksaan intensif pascapenangkapannya oleh tim gabungan Polsek Sukarami, Polda Sumsel, dan Satreskrim Polrestabes Palembang.
“Saat beraksi, pelaku ini menjadi pilot. Eksekutor penembakan adalah DPO berinisial DDS,” ujarnya, Jumat (8/8/2025).
Hasil pengembangan mengungkap bahwa Dandi dan rekannya sudah terlibat dalam 11 kasus pencurian kendaraan bermotor di sejumlah titik di Palembang, mulai dari kawasan Talang Betutu hingga Jalan Abusamah.
Baca Juga: Diduga Rebutan Pria, Wanita di Palembang Jadi Korban Pengeroyokan
Polisi kini fokus memburu DDS yang diketahui juga melakukan penembakan terhadap korban bernama Nurul Safitri (23) di kawasan Sukarami.
Aditya meminta masyarakat membantu memberikan informasi keberadaan DDS, yang teridentifikasi sebagai warga Desa Campang Tiga.
“Identitas pelapor akan kami lindungi,” tegasnya.
Selain menangkap Dandi, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit motor Honda Beat Deluxe biru, kaos kuning, dan helm hitam lis putih yang digunakan saat beraksi.
Pelaku dijerat Pasal 353 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara serta UU Darurat terkait kepemilikan senjata api dengan ancaman maksimal 15 tahun.
Di hadapan petugas, Dandi mengakui perannya dalam setiap aksi.
“Saya hanya sebagai pilot. Motor hasil curian dijual rata-rata Rp3 juta per unit, dibagi dua untuk kebutuhan sehari-hari,” ucapnya dengan tertunduk. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









