Sumsel

Arus Mudik Lebaran Tak Harus Melelahkan, Ini Strategi Cerdas agar Perjalanan Tetap Lancar

Kurnia | 2 Maret 2026, 13:00 WIB
Arus Mudik Lebaran Tak Harus Melelahkan, Ini Strategi Cerdas agar Perjalanan Tetap Lancar

AKURAT.CO SUMSEL Arus mudik Lebaran kerap menjadi tantangan tersendiri bagi para pemudik.

Setelah momen silaturahmi usai, jutaan orang kembali ke kota perantauan dalam waktu hampir bersamaan.

Dampaknya, kepadatan lalu lintas di ruas tol, jalur arteri, hingga jalan antarprovinsi sulit dihindari.

Namun, perjalanan panjang tidak selalu identik dengan kemacetan parah dan kelelahan. Dengan strategi yang tepat, arus balik bisa dijalani lebih nyaman dan terukur.

Atur Waktu, Jangan Ikut Gelombang Besar

Banyak pemudik memilih pergi dua hingga tiga hari sebelum Hari Raya Idulfitri. Di periode inilah volume kendaraan biasanya melonjak tajam.

Jika memiliki fleksibilitas, cobalah kembali lebih awal sebelum puncak arus balik, atau justru menunda keberangkatan hingga kondisi lalu lintas mulai landai.

Menghindari waktu favorit pemudik lain dapat memangkas risiko terjebak antrean panjang berjam-jam.

Baca Juga: Bubur Suro: Tradisi Berbagi Ramadan Jadi Warisan Budaya Tak Benda Kota Palembang

Pantau Informasi Resmi Secara Berkala

Perjalanan kini semakin terbantu dengan teknologi. Pengendara dapat memantau kondisi jalan melalui aplikasi navigasi maupun kanal resmi dari Korlantas Polri dan Jasa Marga.

Informasi real-time soal kepadatan, rekayasa lalu lintas, hingga sistem contraflow atau one way sangat membantu dalam menentukan keputusan cepat di perjalanan. Jangan ragu mengubah rute jika jalur utama terpantau padat.

Jangan Asal Ambil Jalur Alternatif

Jalur alternatif memang kerap menjadi solusi saat tol atau jalan utama tersendat. Namun, keputusan ini perlu diperhitungkan matang.

Pastikan kondisi kendaraan memadai untuk melewati medan yang mungkin lebih sempit, berliku, atau minim penerangan. Periksa pula ketersediaan SPBU dan rest area di sepanjang rute alternatif agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

Kendaraan Prima, Perjalanan Lebih Tenang

Kemacetan sering kali diperparah oleh kendaraan mogok atau kecelakaan kecil akibat kurangnya persiapan. Karena itu, lakukan pengecekan menyeluruh sebelum berangkat.

Periksa rem, ban, oli, air radiator, hingga kelistrikan. Pastikan bahan bakar cukup dan dokumen kendaraan lengkap. Kendaraan yang siap tempur akan mengurangi risiko berhenti mendadak di tengah kepadatan arus balik.

Jaga Stamina dan Siapkan Perbekalan

Arus balik bisa memakan waktu lebih lama dari estimasi. Karena itu, kondisi fisik pengemudi menjadi faktor penting.

Istirahat cukup sebelum berangkat, manfaatkan rest area untuk relaksasi, serta siapkan air minum dan makanan ringan. Jika merasa lelah, jangan memaksakan diri.

Arus mudki lebaran memang identik dengan kepadatan, tetapi bukan berarti harus menjadi pengalaman yang melelahkan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia