Peluru Penembakan di Muba Dibawa ke Labfor Palembang, Polisi Sudah Kantongi Identitas Penembak

AKURAT.CO SUMSEL Polda Sumatera Selatan (Sumsel) telah mengambil langkah penting dalam penyelidikan kasus penembakan yang menewaskan Angga Murina Pratama (36) di depan loket pembayaran PLN di Musi Banyuasin (Muba).
Saat ini, selongsong peluru yang ditemukan di lokasi kejadian telah diamankan oleh pihak kepolisian dan dibawa ke Laboratorium Forensik (Labfor) cabang Palembang untuk dianalisis lebih lanjut.
"Kami sudah mengamankan peluru yang digunakan oleh pelaku. Saat ini sedang dalam proses pemeriksaan di Labfor Palembang. Dari hasil analisis, kita akan mengetahui apakah peluru ini berasal dari senjata api atau bukan," ungkap Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Sunarto, Kamis (21/11/2024).
Sunarto menambahkan, analisis balistik di Labfor akan menjadi kunci dalam mengidentifikasi jenis senjata yang digunakan oleh pelaku penembakan, yang hingga kini masih belum diketahui motifnya.
Selongsong peluru tersebut akan diperiksa secara detail untuk memastikan karakteristik peluru dan kemungkinan adanya sidik jari atau bukti lain yang bisa mengarahkan pada identitas pelaku.
Sementara itu, hasil penyelidikan awal di lokasi kejadian menunjukkan bahwa ciri-ciri pelaku sudah berhasil diidentifikasi melalui keterangan saksi-saksi.
Pelaku digambarkan sebagai seseorang yang mengenakan helm dengan kaca tertutup, berjalan kaki menuju lokasi, dan mendekati korban dari arah belakang sebelum melepaskan tembakan.
Baca Juga: Polisi Terjunkan Tim Buser untuk Ungkap Kasus Penembakan di Muba
Menurut keterangan saksi, korban ditembak saat sedang mengantre untuk membayar tagihan listrik di loket PLN. Pelaku yang mendekati korban dari belakang langsung menembakkan peluru ke bagian belakang kepala, menyebabkan korban terjatuh di tempat dengan luka tembak yang fatal.
"Pelaku tiba-tiba datang dari arah belakang saat korban mengeluarkan ponsel untuk menunjukkan nomor rekening listrik, lalu menembaknya hingga tembus ke kaca loket," jelas Kombes Pol Sunarto.
Motif Penembakan Masih Misteri
Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Listiyono Dwi Nugroho, menyebut bahwa saat ini pihaknya terus berupaya mengungkap motif di balik aksi brutal tersebut.
“Pelaku tampaknya sudah mengamati korban sejak awal. Ia berjalan kaki menuju lokasi, mengenakan helm tertutup, dan menunggu momen untuk menyerang,” terang Listiyono.
Korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Sekayu Muba untuk dilakukan autopsi guna mendapatkan informasi lebih mendalam mengenai luka yang dialami. Hasil autopsi juga akan digunakan untuk mendukung penyelidikan lebih lanjut.
Pihak kepolisian berharap hasil pemeriksaan di Labfor dapat segera memberikan petunjuk yang lebih jelas mengenai kasus ini.
Hingga kini, pelaku masih dalam pengejaran oleh tim kepolisian. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan memberikan informasi jika mengetahui sesuatu yang dapat membantu proses penyelidikan.
Dengan pelaku yang sudah teridentifikasi secara fisik, pihak kepolisian terus melakukan pengejaran untuk menangkapnya secepat mungkin.
"Kami sedang bekerja keras untuk menangkap pelaku dan mengungkap motif di balik penembakan ini," tegas. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Sumsel Bakal Dilanda Hujan Deras Sepanjang Hari Besok, Masyarakat Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem
- 2Penyaluran Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Berakhir Besok, Ini Tanda Bantuan Cair dan Masuk Rekening
- 3Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di India, Ini Spesifikasi dan Harganya
- 4Lantik 23 Pejabat Pemkot Palembang, Ratu Dewa Tekankan Kinerja dan Pelayanan Publik
- 5Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Ditutup 31 Oktober, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
- 6Harga Emas Perhiasan Palembang Hari Ini Masih Stagnan, Saatnya Beli?
- 7Ramalan Zodiak Hari Ini 31 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuanganmu?
- 8Wali Murid di Palembang Diduga Dianiaya Dua Security Sekolah, Kepala Terluka hingga Dijahit
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







