Sumsel

Imbas Longsornya Tambang Gunung Kuda Bobos Cirebon, Dedi Mulyadi Bakal Tutup Permanen Perusahaan

St Shofia Munawaroh | 30 Mei 2025, 17:11 WIB
Imbas Longsornya Tambang Gunung Kuda Bobos Cirebon, Dedi Mulyadi Bakal Tutup Permanen Perusahaan

AKURAT. CO SUMSEL - Bencana longsor di area pertambangan kembali terjadi di Indonesia.

Kali ini, longsor terjadi di kawasan pertambangan Desa Gunung Kuda Bobos, Kecamatan Dukupuntang, Cirebon, Jawa Barat pada Jumat (30/5/2025).

Akibat kejadian itu, puluhan orang dikabarkan jadi korban tertimbun longsoran.

Baca Juga: Pelajar SMK di Palembang Dikeroyok 6 Orang, Ayah Korban Lapor Polisi

Respon Cepat Gubernur Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi memberi respon cepat terkait bencana yang menimpa wilayah di bawah kepemimpinannya.

Lewat unggahan di akun Instagramnya @dedimulyadi71 pada Jumat (30/5/2025), Gubernur  yang juga akrab disapa KDM itu mengungkapkan kronologi singkat kejadian.

Baca Juga: Dilaporkan Nenek Penjual Ikan Asin di Palembang, Pedangang Ini Balik Lapor Kasus Penganiayaan

Perusahaan Dinilai Tidak Memenuhi Standar Keamanan

Dedi mengatakan ia pernah mengunjungi area pertambangan tersebut saat belum menjadi Gubernur.

Menurutnya, perusahaan tersebut tidak memenuhi standar keamanan untuk para pegawai.

Baca Juga: Jumbo Tembus 10 Juta Penonton, Siap Geser KKN di Desa Penari Jadi Film Terlaris di Indonesia

Namun, karena saat itu ia tidak memiliki wewenang dan kapasitas sebagai pemimpin, perusahaan tersebut pun tetap berjalan sampai hari ini.

Terlebih, saat itu perusahaan telah mengantongi ijin yang berlaku sampai Oktober 2025 mendatang.

Baca Juga: Kenalan Lewat Facebook, Motor Wanita Paruh Baya di Palembang Dibawa Kabur Teman Pria

20 Orang Dinyatakan Hilang Tertimbun Longsoran

Akibat peristiwa longsor itu, setidaknya 20 orang dilaporkan hilang tertimbun longsoran.

5 diantaranya sudah ditemukan dan 15 lainnya masih dalam pencarian.

Baca Juga: 3.000 Lebih PPPK Sumsel Akan Dilantik 4 atau 5 Juni

Perusahaan Langsung Ditutup Hari Ini Juga

Atas insiden itu, Dedi dengan tegas memerintahkan Kepala ESDM dan jajarannya untuk memberi tindakan tegas kepada perusahaan yakni dengan menutup perusahaan tambang tersebut untuk selamanya.

Lebih lanjut, Dedi juga berpesan agar para pengusaha tetap memperhatikan keselamatan para pekerja.

Baca Juga: Harga Emas Antam Kembali Tembus Rp1,9 Juta Jumat 30 Mei 2025, Bagaimana Perhiasan Palembang ?

Karena pada dasarnya, hal itu merupakan tanggung jawab dari para pemilik usaha.

Ucapan Bela Sungkawa untuk Keluarga Korban

Selain melaporkan ditutupnya pertambangan di Desa Gunung Kuda Bobos, KDM juga turut mengucapkan bela sungkawa terhadap para keluarga korban yang ditinggalkan.

Baca Juga: Instagram Tambah Dukungan Rasio Gambar 3:4 di Feed, Kreator Kini Lebih Fleksibel

KDM menyadari, jika para korban adalah orang-orang yang sedang berjuang mencari nafkah untuk keluarganya masing-masing.

Detik-detik Longsor yang Mencekam

Sementara itu, rekaman detik-detik terjadinya longsor beredar di media sosial.

Baca Juga: 5 Cara Kemping Mudah untuk Pemula di Palembang, Gak Perlu Ribet!

Dalam rekaman video amatir yang beredar, tampak puluhan truk pengangkut material batu terjebak di area yang penuh bongkahan besar dan kepulan asap tebal.

Di tengah kepanikan itu, sejumlah alat berat berusaha melakukan evakuasi di medan yang curam dan berbahaya.

Asap terlihat mengepul dari lereng yang longsor, sementara para pekerja dan warga tampak mencoba menyelamatkan diri dan membantu proses pencarian.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.