Sumsel

Pemkot Palembang Perluas Sekolah Lansia, Dorong Warga Usia Senja Tetap Produktif

Deny Wahyudi | 30 Oktober 2026, 16:42 WIB
Pemkot Palembang Perluas Sekolah Lansia, Dorong Warga Usia Senja Tetap Produktif
Pemkot Palembang Perluas Sekolah Lansia, Dorong Warga Usia Senja Tetap Produktif

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang berupaya memperluas program pemberdayaan lanjut usia (lansia) melalui Sekolah Lansia. Program ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat lanjut usia untuk tetap belajar, mandiri, dan produktif.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Wisuda Sekolah Lansia Tangguh Ceria dan Nurul Furqon Tahun 2026 yang meluluskan 60 peserta.

Kegiatan wisuda berlangsung di Ruang Pertemuan Parameswara dan dibuka Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim.

Puluhan peserta tersebut berasal dari dua sekolah lansia, yakni Sekolah Lansia Tangguh Ceria di Kecamatan Ilir Timur I dan Sekolah Lansia Nurul Furqon di Kecamatan Seberang Ulu I. Masing-masing sekolah meluluskan 30 peserta.

Para peserta telah mengikuti pembelajaran selama sekitar enam bulan dengan total 10 kali pertemuan.

Sekda Palembang Aprizal Hasyim mengatakan, pemberdayaan lansia penting dilakukan agar kelompok usia tersebut tetap memiliki kesempatan mengembangkan kemampuan dan berperan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Menurutnya, usia lanjut bukan berarti seseorang harus berhenti beraktivitas. Dengan pendampingan dan program yang tepat, lansia tetap bisa menjalani kehidupan secara sehat, mandiri, dan produktif.

"Para lansia memiliki potensi yang dapat terus dikembangkan. Melalui pemberdayaan yang tepat, mereka dapat tetap sehat, mandiri, produktif, serta berperan aktif di tengah keluarga dan masyarakat," ujarnya.

Baca Juga: Gegara Nyaris Tertabrak Motor, Pria di Palembang Tendang Kendaraan hingga Pukul Pengendara

Program Sekolah Lansia sendiri dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup peserta melalui pembelajaran kesehatan, mental, spiritual, hingga keterampilan sosial.

Konsep yang diterapkan mengarah pada lansia SMART, yakni Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat.

Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Palembang, Candra Kurniadi, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya pengembangan Lansia Berdaya atau SIDAYA.

Menurut Candra, jumlah lansia di Palembang yang cukup besar menjadi alasan perlunya perluasan akses pendidikan bagi kelompok usia tersebut.

Dia mencontohkan, Kecamatan Ilir Timur I memiliki sekitar 8.000 penduduk lansia. Namun, saat ini baru 30 orang yang dapat mengikuti program Sekolah Lansia.

"Harapan kita, Sekolah Lansia ini dapat dikembangkan di seluruh kecamatan di Kota Palembang. Dengan dukungan anggaran yang memadai, semakin banyak lansia yang bisa mendapatkan kesempatan untuk mengikuti program ini," kata Candra.

Dia menjelaskan, Sekolah Lansia tidak hanya bertujuan memberikan pengetahuan, tetapi juga membangun kemandirian agar peserta mampu menjaga kesehatan dan melakukan aktivitas sehari-hari sesuai kondisi masing-masing.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan belajar dilakukan di balai kelurahan dengan menghadirkan narasumber dari sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD). Materi yang diberikan mencakup berbagai kebutuhan lansia, terutama terkait kesehatan dan kehidupan sosial.

Dari 60 peserta yang diwisuda tahun ini, sebanyak 47 orang merupakan perempuan dan 13 lainnya laki-laki. Usia peserta berkisar antara 60 hingga 80 tahun.

Pemkot Palembang berharap program Sekolah Lansia dapat menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai kecamatan. Dengan perluasan tersebut, para lansia diharapkan tetap memiliki ruang untuk belajar, beraktivitas, serta menjalani masa tua dengan sehat dan bermartabat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia