Karhutla Sumsel Muncul Serentak, Petugas Temukan Pola Kebakaran yang Tak Biasa

AKURAT.CO SUMSEL Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan menunjukkan pola yang membuat tim pemadam waspada.
Sejumlah kebakaran dilaporkan muncul pada waktu yang hampir bersamaan, bahkan api kembali terlihat di sekitar lokasi yang sebelumnya telah dipadamkan.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan pola tersebut mulai terlihat sejak karhutla meningkat pada Juni 2026.
Menurutnya, kebakaran cukup sering terjadi menjelang akhir pekan hingga Minggu. Waktu munculnya api di sejumlah lokasi juga cenderung berdekatan.
"Kebakaran di Sumsel ini kejadiannya banyak terjadi sejak hari Jumat sampai Minggu. Jamnya pun mirip-mirip. Ini yang agak aneh pola kejadiannya," kata Ferdian, Sabtu (12/9/2026).
Baca Juga: Petugas Karhutla Wafat di Tengah Tugas, Gibran: Terima Kasih atas Jasa Beliau
Pola yang ditemukan tim tidak hanya berkaitan dengan waktu kejadian. Di lapangan, petugas juga mendapati api kembali muncul di sekitar lokasi yang sebelumnya telah dinyatakan padam.
Salah satunya terjadi di kawasan Jalan Lintas Sumatera Palembang-Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir.
Tim Manggala Agni melakukan pemadaman sejak sore hingga api dinyatakan berhasil ditangani pada tengah malam. Namun, beberapa jam kemudian, titik api kembali bermunculan di lokasi yang berdekatan.
"Kemarin itu serentak dari sore sampai tengah malam, tuntas tengah malam tadi. Ini tadi jam 6 kejadian muncul lagi banyak barengan. Kayak ngerjain terus," ujarnya.
Kondisi tersebut membuat petugas harus kembali melakukan penanganan di lokasi yang sebelumnya telah ditangani.
Baca Juga: Nenek 66 Tahun Ditemukan Bersimbah Darah di Plaju, Cucu Kandung Ditangkap 50 Menit Kemudian
Ferdian mengatakan kebakaran dengan pola serupa lebih banyak ditemukan di kawasan sekitar permukiman dan lahan tidur.
Sejumlah titik api juga berada tidak jauh dari fasilitas umum, termasuk ruas jalan tol dan jalan raya.
Meski mencurigai adanya pola tertentu, pihaknya belum dapat memastikan penyebab kebakaran tersebut. Dugaan bahwa api sengaja dinyalakan juga masih membutuhkan pembuktian lebih lanjut.
"Entah motifnya apa lagi, campur-campur, curiga bener ini apa motifnya," katanya.
Karena itu, tim masih melakukan penelusuran terhadap kejadian-kejadian tersebut untuk mengetahui penyebab maupun kemungkinan adanya keterkaitan antarkebakaran.
Ancaman karhutla di Sumsel juga dinilai belum berakhir. Berdasarkan prediksi cuaca yang menjadi acuan tim, musim hujan diperkirakan baru mulai datang pada November 2026.
Artinya, masih ada waktu sekitar dua bulan yang perlu diwaspadai karena kondisi lahan masih berpotensi kering dan mudah terbakar.
"Kejadian kebakaran masih masif, apalagi kondisi kemarau masih dua bulan lagi," kata Ferdian.
Kekhawatiran juga muncul karena masih terdapat sejumlah wilayah yang selama ini dikenal sebagai daerah rawan karhutla, tetapi belum mengalami kebakaran pada musim kemarau tahun ini.
Menurut Ferdian, kondisi tersebut tidak berarti kawasan tersebut aman. Justru potensi munculnya titik api baru masih harus diantisipasi.
"Yang terbakar sekarang memang langganan, tapi masih banyak lagi yang belum terbakar. Ini jadi perhatian bersama karena musim kemarau belum berakhir," ujarnya.
Tim Manggala Agni pun terus melakukan pemantauan dan penanganan di sejumlah wilayah rawan untuk mencegah kebakaran meluas, sekaligus mengantisipasi kemunculan titik api baru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Penyaluran Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 2Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Bagaimana BLT Kesra?
- 3Dokter Muda di Palembang Laporkan Dugaan Penganiayaan oleh Mertua, Leher Dicekik hingga HP Dibanting
- 4Hari Ini 28 Oktober 2026 Libur atau Tidak? Cek Ketentuan SKB 3 Menteri
- 5Harga Emas Perhiasan Palembang Turun Tipis Hari Ini, Cek Rincian Terbarunya
- 6Sumsel United Curi Poin di Menit Akhir, Nasuha Siapkan Evaluasi Jelang Hadapi Semen Padang
- 7PLN Palembang Jadwalkan Pemadaman Listrik 2,5 Jam Siang Ini, Cek Lokasi Terdampaknya
- 8Link dan Panduan Cek Desil Bansos Online Oktober 2026, Cukup Pakai HP Bisa dari Mana Saja
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









