Herman Deru Ingatkan Pencegahan Karhutla Tak Boleh Kendor Meski Hujan Turun

AKURAT.CO SUMSEL Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru mengingatkan pemerintah daerah agar tidak mengendurkan upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meski hujan mulai turun dan kondisi kebakaran berangsur membaik.
Menurut Deru, salah satu persoalan dalam penanganan karhutla adalah perhatian terhadap pencegahan yang cenderung berkurang setelah hujan turun. Padahal, upaya antisipasi perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mencegah kebakaran berulang pada musim kemarau berikutnya.
Ia menyebut kondisi karhutla di sejumlah wilayah Sumsel mulai terkendali. Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), misalnya, dilaporkan tidak memiliki titik api. Sementara di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), masih dimungkinkan terdapat satu hingga dua titik panas dengan skala yang relatif kecil.
“Sekarang ini sudah selesai lah, kalau di Muba saya saksi dan membuktikan bahwa dia (karhutla) nol kemarin. Ini OKI seperti mungkin masih ada satu dua fire spot atau hotspot tapi tentu ini tidak besar lagi,” kata Deru di Palembang, Kamis (29/10/2026).
Baca Juga: Polda Sumsel Tangani 63 Laporan Karhutla, 19 Korporasi Masih Disidik
Pernyataan itu disampaikan setelah ia mengikuti rapat koordinasi nasional bersama Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional.
Deru menilai, penanganan karhutla tidak boleh hanya menjadi perhatian ketika kebakaran meluas. Menurutnya, langkah pencegahan harus tetap berjalan meski hujan telah turun dan jumlah titik panas berkurang.
“Saya sering bilang, apa sih penyakit utama yang sering terjadi berulang ini? Penyakitnya satu, ketika sudah hujan, lupa bicara tentang penanganan dan pencegahan karhutla lainnya,” ujarnya.
Ia meminta seluruh tingkatan pemerintahan, mulai dari desa, kecamatan, kabupaten/kota hingga provinsi, tetap menjalankan upaya pencegahan dan pengawasan.
Deru berharap langkah antisipasi yang konsisten dapat menekan kejadian karhutla sehingga daerah tidak terus menghadapi persoalan yang sama setiap tahun.
“Agar semua tataran pemerintahan dari desa, kecamatan, kabupaten/kota dan provinsi selalu ingat. Jangan kita terus berhadapan dengan situasi yang sama, padahal kalau kita cegah, insya Allah ini bisa minimal berkurang,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Penyaluran Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 2Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Bagaimana BLT Kesra?
- 3Dokter Muda di Palembang Laporkan Dugaan Penganiayaan oleh Mertua, Leher Dicekik hingga HP Dibanting
- 4Hari Ini 28 Oktober 2026 Libur atau Tidak? Cek Ketentuan SKB 3 Menteri
- 5Harga Emas Perhiasan Palembang Turun Tipis Hari Ini, Cek Rincian Terbarunya
- 6Sumsel United Curi Poin di Menit Akhir, Nasuha Siapkan Evaluasi Jelang Hadapi Semen Padang
- 7PLN Palembang Jadwalkan Pemadaman Listrik 2,5 Jam Siang Ini, Cek Lokasi Terdampaknya
- 8Link dan Panduan Cek Desil Bansos Online Oktober 2026, Cukup Pakai HP Bisa dari Mana Saja
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








