Banjir di Kota Pempek, Ini Penyebab Utamanya Menurut Pemkot

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Kota Palembang mengungkap sejumlah faktor utama yang menyebabkan banjir masih kerap terjadi, terutama di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Bendung.
Melalui Bappeda Litbang Kota Palembang, pemerintah menyebut persoalan banjir bukan hanya disebabkan oleh curah hujan tinggi, tetapi juga kondisi infrastruktur dan lingkungan yang belum optimal.
Kepala Bappeda Litbang Palembang, Korlena, menjelaskan salah satu penyebab utama adalah tingginya sedimentasi di aliran sungai.
Endapan tersebut membuat aliran air terhambat, sehingga pompa yang seharusnya mengendalikan debit air tidak dapat bekerja maksimal.
“Pompa yang tersedia sebenarnya ada enam unit, tetapi tidak optimal karena air yang masuk terhambat sedimentasi,” ujarnya, Sabtu (25/4/2026).
Baca Juga: Teror Harimau di Muratara, 10 Kerbau Warga Diserang dalam 4 Bulan
Selain itu, kondisi drainase yang sempit juga menjadi faktor lain yang memperparah genangan. Saluran air yang ada dinilai tidak mampu menampung volume air saat hujan deras mengguyur.
Tak hanya itu, sejumlah jembatan di sepanjang aliran Sungai Bendung juga dinilai terlalu rendah. Kondisi ini menyebabkan aliran air tertahan dan memperlambat pergerakan menuju titik pembuangan.
Menurut Korlena, kombinasi antara sedimentasi, drainase sempit, dan infrastruktur yang kurang memadai membuat air sulit mengalir dengan lancar, sehingga banjir lebih mudah terjadi.
Permasalahan ini kini menjadi bagian dari program penanganan banjir yang melibatkan Kementerian PUPR serta dukungan pendanaan dari Bank Dunia.
Sejumlah langkah teknis telah direkomendasikan, mulai dari pengerukan sedimentasi, pelebaran dan pendalaman kolam retensi, hingga penguatan turap di sepanjang sungai.
Di sisi lain, kerusakan infrastruktur seperti tanggul yang jebol juga memperparah kondisi. Air yang seharusnya tertahan justru meluap ke jalan dan permukiman warga.
Saat ini, proyek penanganan banjir masih dalam tahap lelang dengan target penyelesaian pada 2027. Namun, pemerintah berharap proses tersebut dapat dipercepat agar dampak banjir di Palembang bisa segera dikurangi.
Pemkot juga menegaskan pentingnya dukungan masyarakat dalam menjaga lingkungan, agar upaya penanganan banjir dapat berjalan lebih efektif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Bagaimana BLT Kesra?
- 2Penyaluran Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Berakhir Besok, Ini Tanda Bantuan Cair dan Masuk Rekening
- 3Hari Ini 28 Oktober 2026 Libur atau Tidak? Cek Ketentuan SKB 3 Menteri
- 4Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di India, Ini Spesifikasi dan Harganya
- 5Lantik 23 Pejabat Pemkot Palembang, Ratu Dewa Tekankan Kinerja dan Pelayanan Publik
- 6Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Ditutup 31 Oktober, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
- 7Harga Emas Perhiasan Palembang Hari Ini Masih Stagnan, Saatnya Beli?
- 8Ramalan Zodiak Hari Ini 31 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuanganmu?
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









