Sumsel

148 Ribu Rumah di Sumsel Masih Tidak Layak Huni, Pemprov Genjot Program Renovasi

Maman Suparman | 11 September 2025, 21:00 WIB
148 Ribu Rumah di Sumsel Masih Tidak Layak Huni, Pemprov Genjot Program Renovasi

AKURAT.CO SUMSEL Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Provinsi Sumatera Selatan mencatat sebanyak 148.609 unit rumah tidak layak huni (RTLH) masih tersebar di wilayah tersebut hingga 2025.

Angka itu diperoleh berdasarkan Data Terpadu Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) serta laporan pemerintah kabupaten/kota.

Kepala Disperkim Sumsel, Novian Aswardani, menjelaskan tiga daerah dengan jumlah RTLH tertinggi adalah Kabupaten Ogan Ilir sebanyak 26.413 unit, Musi Banyuasin 25.313 unit, dan Banyuasin 23.111 unit.

“RTLH di Sumsel tahun 2025 ada 148.609 unit, tersebar di seluruh kabupaten/kota,” katanya, Kamis (11/9/2025).

Menurut Novian, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat melalui berbagai program renovasi.

Baca Juga: Layanan Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan Semakin Mudah, Cukup dari Aplikasi JMO

Tahun ini, ditargetkan 3.025 unit rumah bisa diperbaiki dengan memanfaatkan beragam sumber pendanaan, di antaranya dana desa untuk 6 unit, APBD 2.865 unit, serta dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) sebanyak 154 unit.

“Pemprov mendorong partisipasi dunia usaha melalui CSR. Hingga 31 Agustus 2025, sudah terealisasi 24 unit RTLH yang ditingkatkan kualitasnya,” ujarnya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Sumsel juga menargetkan perbaikan 79 unit rumah pada 2025 sebagai bagian dari komitmen menciptakan lingkungan sehat.

“Renovasi RTLH tidak hanya soal fisik, tetapi juga menciptakan lingkungan bersih dan sehat agar lahir generasi unggul,” tambah Novian.

Secara keseluruhan, sebaran RTLH di Sumsel juga meliputi OKU Selatan (18.059 unit), Muara Enim (9.179 unit), Musi Rawas (8.678 unit), Lahat (7.009 unit), PALI (6.834 unit).

OKI (5.569 unit), Empat Lawang (5.097 unit), OKU Timur (4.164 unit), serta Kota Palembang yang mencatat 3.067 unit. Sedangkan daerah dengan jumlah RTLH terendah yaitu Prabumulih dengan 245 unit.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia