Sumsel

Pastikan Zero Cacar Monyet, Dinkes Palembang Imbau Hindari Sentuhan Fisik

Deni Hermawan | 4 September 2024, 21:01 WIB
Pastikan Zero Cacar Monyet, Dinkes Palembang Imbau Hindari Sentuhan Fisik

AKURAT.CO SUMSEL Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang memastikan bahwa warga kota pempek masih nihil terinfeksi virus Cacar Monyet atau Monkey Pox.

"Alhamdulillah hasil pemeriksaan laboratorium lima warga Palembang yang diduga terinfeksi virus Cacar Monyet hasilnya semuanya negatif," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Palembang, Yudhi Setiawan, Rabu (4/9/2024).

Dijelaskan, hasil pemeriksaan laboratorium lima pasien yang diduga terpapar Cacar Monyet termasuk di Puskesmas 4 Ulu, semuanya negatif. Dari itu, ia menegasakan bahwa Kota Palembang masih zero Cacar Monyet atau belum ada virus monkey pox.

Baca Juga: Warga Palembang Diduga Terpapar Cacar Monyet, Begini Gejalanya

Baca Juga: Sumsel Tingkatkan Kewaspadaan terhadap Cacar Monyet, Dinkes Keluarkan Surat Edaran

Meski begitu, ia mengimbau agar warga Palembang untuk menghindari kontak fisik secara langsung dengan pasien yang diduga terinfeksi Cacar Monyet dengan ciri-ciri mengoreng bintik-bintik hitam di sekujur tubuh.

Untuk penularan cacar monyet atau monkey pox, Yudhi mengungkapkan bahwa penularan paling cepat terjadi melalui hubungan seksual.

Dulunya, penyakit cacar monyet penularannya terjadi dari hewan ke manusia, namun sekarang penularan dari manusia ke manusia. Cara Penularan paling cepat ialah melalui hubungan seksual.

"Jadi, untuk berhati-hati agar bersama menekan penularan kasus tersebut," imbuhnya.

Diketahui sebelumnya, seorang pasien perempuan datang ke Puskesmas 4 Ulu Palembang pada Kamis (29/8/2024) lalu yang diduga Pasien terinfeksi virus Cacar Monyet.

Dokter Umum Puskesmas Kelurahan 4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, dr. Gerry Arvin Taruna, menyebut status pasien masih sebagai suspect atau terduga pasien Monkey Pox. Hal itu didasari oleh gejala yang dialami pasien tersebut.

"Kita sebagai tenaga medis hanya melakukan pemeriksaan (screening) sebagai dokter," ujarnya.

Dijelaskannya, gejala yang dialami pasien Mpox terlihat dari bentuknya. Dimana, lukanya seperti keropeng berwarna hitam yang menyebar di tubuh.

"Untuk Mpox ini, seharusnya menyebar di seluruh tubuh. Namun, (gejala yang dialami) pasien kemarin hanya terlihat di telapak tangan dan kaki," katanya. (Riangga Pratama)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
A