Sumsel

5 Doa Perjalanan Jauh dalam Islam: Dibaca Sebelum Berangkat hingga Tiba di Tujuan

Kurnia | 14 Maret 2026, 10:00 WIB
5 Doa Perjalanan Jauh dalam Islam: Dibaca Sebelum Berangkat hingga Tiba di Tujuan
Ilustrasi mudik

AKURAT.CO SUMSEL Perjalanan jauh sering kali menguras tenaga dan waktu. Aktivitas yang biasanya dihabiskan untuk bekerja atau beristirahat harus diganti dengan menempuh perjalanan ratusan kilometer.

Selain melelahkan, perjalanan juga memiliki berbagai risiko yang bisa terjadi kapan saja.

Dalam ajaran Islam, umat Muslim dianjurkan untuk memanjatkan doa sebelum melakukan perjalanan. Tujuannya agar mendapatkan kemudahan, perlindungan, serta keselamatan hingga sampai di tempat tujuan.

Berikut beberapa doa perjalanan yang dapat diamalkan mulai dari sebelum berangkat hingga tiba di lokasi tujuan.

1. Doa sebelum bepergian

Sebelum memulai perjalanan, umat Muslim dianjurkan membaca doa agar perjalanan dimudahkan dan diberikan perlindungan oleh Allah SWT.

اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِعَنَّابُعْدَهُ اَللّٰهُمَّ اَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِوَالْخَلِيْفَةُفِى الْاَهْلِ

Allahumma hawwin ‘alainaa safaranaa hadzaa waatwi ‘annaa bu’dahu. Allahumma antash-shaahibu fis-safari walkhaliifatu fil ahli.

Artinya:
“Ya Allah, mudahkanlah perjalanan kami ini dan dekatkanlah jaraknya. Ya Allah, Engkau adalah teman dalam perjalanan dan penjaga bagi keluarga yang kami tinggalkan.”

Doa ini dapat dibaca baik saat hendak melakukan perjalanan jauh maupun perjalanan sehari-hari.

2. Doa ketika keluar rumah

Setelah semua persiapan selesai dan hendak melangkah keluar rumah, dianjurkan membaca doa berikut:

بِسْمِ اللَّهِ ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ ، وَلا حَوْلَ وَلا قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّه

Bismillaahi tawakkaltu ‘alallaahi wa laa hawla wa laa quwwata illaa billaah.

Artinya:
“Dengan menyebut nama Allah, aku bertawakal kepada-Nya. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”

Doa ini merupakan bentuk penyerahan diri kepada Allah SWT agar selalu diberi perlindungan selama perjalanan.

3. Doa ketika naik kendaraan

Saat memulai perjalanan dengan kendaraan, umat Muslim dianjurkan membaca doa berikut sebagai ungkapan syukur atas fasilitas yang diberikan Allah SWT.

سُبْحَانَ الَّذي سَخَّرَ لَنا هَذَا وَما كُنَّا لَهُ مُقْرِنينَ، وَإِنَّا إلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ

Subhaanalladzii sakhkhara lanaa haadzaa wamaa kunnaa lahuu muqriniin, wa innaa ilaa rabbinaa lamunqalibuun.

Artinya:
“Maha Suci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini bagi kami, padahal sebelumnya kami tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kepada Tuhan kami lah kami akan kembali.”

Baca Juga: Kawal Arus Mudik 2026, Basarnas Resmi Gelar Siaga SAR Khusus Lebaran 1447 H

Sementara jika menggunakan kendaraan laut, doa yang dapat dibaca adalah:

بِسْمِ اللهِ مَجْرَهَا وَمُرْسَهَا إِنَّ رَبِّي لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

Bismillaahi majrehaa wa mursaahaa inna rabbii laghafuurur rahiim.

Artinya:
“Dengan nama Allah kendaraan ini berlayar dan berlabuh. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

4. Doa memohon perlindungan selama perjalanan

Perjalanan merupakan fase yang penuh dengan kemungkinan risiko. Karena itu, umat Muslim dianjurkan terus memohon perlindungan kepada Allah SWT.

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ سَلَّمَنِيْ وَالَّذِيْ آوَانِيْ وَالَّذِيْ جَمَعَ الشَّمْلَ بِيْ

Alhamdu lillaahil ladzii sallamanii wal ladzii aawaanii wal ladzii jama’asy syamla bii.

Artinya:
“Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkanku, melindungiku, dan mempertemukanku kembali dengan keluargaku.”

Doa ini dapat dibaca sebagai bentuk rasa syukur sekaligus harapan agar perjalanan berlangsung aman.

5. Doa setelah sampai di tempat tujuan

Setelah tiba di tempat tujuan dengan selamat, umat Muslim dianjurkan untuk kembali memanjatkan doa sebagai ungkapan syukur.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ أَهْلِهَا وَخَيْرَ مَا فِيهَا، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ أَهْلِهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا

Allaahumma innii as-aluka khairahaa wa khaira ahlihaa wa khaira maa fiihaa wa a'uudzubika min syarrihaa wa syarri ahlihaa wa syarri maa fiihaa.

Artinya:
“Ya Allah, aku memohon kepada-Mu kebaikan negeri ini, kebaikan penduduknya, dan kebaikan yang ada di dalamnya. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan negeri ini, keburukan penduduknya, dan keburukan yang ada di dalamnya.”

Membaca doa sebelum dan selama perjalanan merupakan salah satu bentuk ikhtiar spiritual dalam Islam.

Selain memohon kemudahan, doa juga menjadi cara untuk meminta perlindungan dari berbagai kemungkinan bahaya di perjalanan.

Baca Juga: Mudik Lebaran 2026, Bandara SMB II Palembang Diprediksi Layani 188 Ribu Penumpang, Extra Flight Disiapkan

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Kurnia
K
Editor
Kurnia