Sumsel

Lezat dan Legendaris, Jajanan Pasar Khas Palembang yang Wajib Dicoba

Maman Suparman | 7 Mei 2025, 09:58 WIB
Lezat dan Legendaris, Jajanan Pasar Khas Palembang yang Wajib Dicoba

AKURAT.CO SUMSEL Palembang dikenal sebagai salah satu kota tertua di Indonesia dengan kekayaan budaya yang mendalam, termasuk dalam dunia kuliner.

Jika pempek sudah jadi ikon nasional, maka jajanan pasar khas Palembang adalah harta karun tersembunyi yang siap memanjakan siapa saja yang mencintai rasa otentik dan nostalgia masa kecil.

Jajanan ini biasa ditemukan di pasar-pasar tradisional, saat acara keluarga, hingga dalam perayaan adat.

Uniknya, banyak dari jajanan ini yang masih dibuat secara tradisional, dengan resep yang diwariskan secara turun-temurun.

Berikut beberapa jajanan pasar khas Palembang yang wajib kamu kenal dan cicipi.

1. Kue 8 Jam

Kue ini dinamai sesuai dengan proses memasaknya—yakni selama delapan jam dengan cara dikukus. Teksturnya padat dan legit, dengan rasa manis dari gula merah dan santan.

Biasanya hanya disajikan dalam acara khusus seperti hajatan atau pernikahan, kue ini melambangkan kesabaran dan keuletan.

2. Maksuba

Mirip dengan kue lapis legit, maksuba terbuat dari telur bebek, mentega, dan susu kental manis tanpa tepung. Rasanya lembut, manis, dan kaya akan aroma telur.

Kue ini merupakan simbol kemewahan dalam budaya Palembang dan biasanya hanya dihidangkan untuk tamu kehormatan atau saat hari besar.

3. Engkak Ketan

Berbahan dasar ketan, santan, dan telur, kue ini memiliki tekstur lengket dan rasa manis gurih yang khas.

Lapisan-lapisan warnanya memperindah tampilan dan menggambarkan filosofi kehidupan berlapis-lapis yang harus dijalani dengan sabar dan tekun.

4. Srikaya Palembang

Bukan buah srikaya, melainkan sejenis puding yang terbuat dari telur, santan, dan gula, dimasak hingga kental.

Biasanya disajikan bersama ketan putih, jajanan ini menjadi favorit saat sarapan atau berbuka puasa.

5. Kue Delapan Ribu (Kue Lumpang Palembang)

Kue mungil berbentuk cekung seperti lumpang kecil ini terbuat dari tepung beras dan daun pandan, disajikan dengan taburan kelapa parut. Rasanya manis dan sedikit kenyal—pas untuk kudapan sore hari.

Keunikan dari jajanan pasar khas Palembang bukan hanya terletak pada rasanya, tetapi juga pada cerita dan makna budaya yang terkandung di balik tiap sajian.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia