Sumsel

5 Kuliner Nusantara Masuk Daftar 100 Makanan Terbaik Dunia, Ada Nasi Goreng hingga Pempek

St Shofia Munawaroh | 3 November 2025, 06:00 WIB
5 Kuliner Nusantara Masuk Daftar 100 Makanan Terbaik Dunia, Ada Nasi Goreng hingga Pempek

AKURAT. CO SUMSEL - Cita rasa kuliner nusantara tak perlu diragukan lagi.

Tahun ini, setidaknya ada lima kuliner nusantara yang masuk jajaran makanan terbaik dunia versi TasteAtlas melalui World Food Awards 2024/2025.

Daftar tersebut memuat 100 hidangan terbaik dunia termasuk beberapa diantaranya berasal dari Indonesia.

Baca Juga: 27 Kilometer Jalur Baru Dibangun di Sungai Lilin, Distribusi Batu Bara Kian Lancar

Sementara itu, TasteAtlas sendiri merupakan platform internasional yang dikenal sebagai rujukan kuliner dan wisata gastronomi dari seluruh penjuru dunia.

Lantas, kuliner khas nusantara apa saja yang masuk dalam daftar 100 makanan terbaik dunia tahun ini? 

1. Rawon, Rating 4,62

Baca Juga: SFC Bukan Lawan Pemerintah, Tapi Simbol Kebanggaan Sumatera Selatan

Posisi pertama ditempati oleh Rawon, kuliner khas Surabaya, Jawa Timur yang berhasil masuk 10 besar, yakni di urutan ke 8.

Sup daging dengan kuah hitam dari kluwek ini dianggap istimewa karena perpaduan rempahnya mampu menghasilkan rasa yang unik.

Biasanya rawon disajikan dengan nasi putih, tauge, telur asin dan sambal.

Baca Juga: Gubernur Herman Deru Dukung Digi Sport Kelola Sriwijaya FC

Popularitas rawon tidak muncul begitu saja, sebelumnya pada tahun 2023, TasteAtlas juga menobatkannya sebagai sup terbaik di dunia.

2. Pempek, Rating 4,54

Pempek khas Palembang, Sumatera Selatan berhasil menembus posisi 25 besar, tepatnya di urutan ke 23.

Baca Juga: Derby Panas, Sumsel United Siap Buktikan Diri di Hadapan Sriwijaya FC

Makanan yang terbuat dari campuran ikan dan tepung dengan kuah cuka khas yang sega ini memang sudah lama populer di dalam negeri, bahkan sejak zaman Kesultanan.

Dengan masuknya pempek sebagai makanan terbaik dunia versi TasteAtlas, semakin menunjukkan bahwa cita rasa pempek yang otentik telah diakui dunia secara global. 

3. Nasi Goreng Ayam

Baca Juga: Dijambak Tanpa Sebab di Pinggir Jalan, Warga Palembang Laporkan Pelaku ke Polisi

Masuknya nasi goreng ayam dalam daftar makanan terbaik versi The Atlas agaknya sedikit mengejutkan.

Pasalnya, di Indonesia sendiri nasi goreng ayam dianggap sebagai makanan sehari-hari.

Namun di mata dunia, ternyata nasi goreng dinilai memiliki keunikan tersendiri berkat racikan bumbu rempah dan cara memasaknya.

Baca Juga: Kronologi Lengkap Versi Korban: Siswi SMPN 30 Palembang Selamat dari Upaya Penculikan di Pagi Buta

Hal ini membuat nasi goreng Indonesia berbeda dengan varian serupa dari negara lain.

Apalagi, nasi goreng juga diakui sebagai salah satu makanan favorit eks Presiden Amerika Serikat Barack Obama saat masih tinggal di Indonesia. 

4. Gulai

Baca Juga: Kasus Percobaan Penculikan Siswi SMPN 30 Palembang: Polisi Telusuri Jejak Mobil Diduga Driver Online

Gulai juga tidak ketinggalan menjadi sorotan dunia.

Hidangan berkuah kental dengan warna kuning keemasan ini biasanya menggunakan daging sapi, kambing, atau ayam.

Isinya yang kaya akan rempah, menjadikan gulai sebagai menu yang sarat tradisi dan membedakannya dari kuliner sejenis di negara lain. 

Baca Juga: Rekaman CCTV Ungkap Jejak Mobil Hitam Diduga Terlibat Percobaan Penculikan Siswi SMPN 30 Palembang

5. Rendang, Rating 4,47

Popularitas rendang di kancah internasional sudah dimulai sejak lama.

Kini, kuliner khas Minangkabau, Sumatera Barat ini kembali masuk daftar makanan terbaik dunia versi TasteAtlas dsn menempati urutan ke 67.

Baca Juga: Rincian Harga Emas Perhiasan di Akhir Pekan, Termurah Rp12,8 Juta per Suku

Hidangan berbahan dasar daging sapi yang dimasak dengan bumbu lengkap ini terkenal karena proses memasaknya yang panjang.

Hasilnya, rendang tidak hanya kaya rasa, tetapi juga tahan lama sehingga cocok sebagai bekal dalam perjalanan jauh. 

Itulah deretan kuliner nusantara yang masuk daftar makanan terbaik dunia versi TasteAtlas 2025.

Adakah makanan favoritmu? (*) 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.