Sumsel

Motor Mahasiswi Asal Lahat Raib Saat Bertamu di Kos Teman, Diduga Digondol Dua Pelaku

Maman Suparman | 16 Juni 2025, 18:30 WIB
Motor Mahasiswi Asal Lahat Raib Saat Bertamu di Kos Teman, Diduga Digondol Dua Pelaku

AKURAT.CO SUMSEL Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di Kota Palembang. Kali ini menimpa seorang mahasiswi bernama Larasati (20), warga Kecamatan Sukarami.

Sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi BG 3051 EAN miliknya dibawa kabur pencuri saat ia tengah bertamu ke kos temannya di kawasan Alang-alang Lebar, Minggu (15/6/2025).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB di Jalan Letnan Murod, Lorong Cendana 1. Saat itu, Larasati memarkirkan motornya dalam keadaan terkunci stang, lalu masuk ke dalam kos temannya.

"Saya sedang ngobrol di dalam, tiba-tiba ada penghuni kos sebelah yang bilang motor saya dibawa pergi oleh seorang pria tak dikenal," ujar Larasati saat ditemui usai melapor ke Polrestabes Palembang, Senin (16/6/2025) siang.

Baca Juga: Begal Ojol di Palembang Ditangkap Saat Tidur di Rumah, Polisi Amankan Pisau Tajam

Mendengar kabar itu, ia langsung keluar untuk mengecek kondisi motornya. Namun, motor tersebut sudah tidak berada di tempat.

“Setelah saya lihat, ternyata benar motor sudah tidak ada. Itu motor atas nama ayah saya. Saya sangat berharap pelakunya bisa segera ditangkap,” ungkapnya.

Larasati juga menyebutkan bahwa berdasarkan keterangan saksi, pelaku berjumlah dua orang.

Salah satu pelaku mengendarai motor Yamaha Nmax warna putih dan menunggu di atas kendaraan, sementara satu lainnya yang beraksi mengambil motornya.

Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp 20 juta.

Laporan korban terkait dugaan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) telah diterima oleh petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia