Sumsel

Guru SD di Palembang Kehilangan Motor Saat Mengajar, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Maman Suparman | 3 November 2025, 17:00 WIB
Guru SD di Palembang Kehilangan Motor Saat Mengajar, Aksi Pelaku Terekam CCTV

AKURAT.CO SUMSEL Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali marak di Kota Palembang.

Kali ini, korbannya seorang guru sekolah dasar bernama Novia Ramadeni (23), yang kehilangan sepeda motor miliknya saat sedang mengajar di SD Negeri 44 Palembang, Jalan Segaran, Kecamatan Ilir Timur I, Sabtu (1/11/2025).

Peristiwa itu terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar area sekolah.

Dalam rekaman, tampak dua pria berboncengan datang menggunakan sepeda motor dan berhenti di depan pagar sekolah, tak lama setelah korban baru saja turun dari kendaraannya.

Salah satu pelaku terlihat berjaga di atas motor, sementara rekannya turun dan beraksi mengutak-atik kunci kontak sepeda motor milik korban. Hanya dalam hitungan detik, pelaku berhasil membawa kabur motor tersebut dan meninggalkan lokasi.

Novia mengaku baru mengetahui motornya hilang ketika hendak membeli makanan saat jam istirahat.

Baca Juga: Orang Tua Siswa SD di Palembang Laporkan Guru ke Polisi, Diduga Aniaya Anak di Dalam Kelas

“Biasanya kami guru-guru parkir di depan sekolah. Tapi pas saya mau keluar, motor sudah tidak ada. Saya lihat CCTV, ternyata ada dua orang yang ambil,” ujarnya saat melapor ke polisi.

Ia menambahkan, dirinya sempat mencurigai pelaku telah membuntuti sejak di perjalanan menuju sekolah.

“Dari rekaman CCTV, mereka datang persis setelah saya parkir. Sepertinya sudah diincar dari jalan,” katanya.

Adapun sepeda motor yang hilang merupakan Honda Beat Sporty warna biru dengan nomor polisi BG 3446 AEP.

Saat kejadian, kondisi lingkungan sekitar sekolah masih cukup sepi, sehingga pelaku leluasa menjalankan aksinya tanpa menarik perhatian warga.

Sementara itu, Kepala Siaga SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Adityan Ammar Syahputra, membenarkan laporan tersebut. Ia menyebut pihaknya telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan rekaman CCTV.

“Benar, korban sudah membuat laporan. Dari hasil pemeriksaan awal, pelakunya dua orang. Kasus ini sudah kami limpahkan ke Satreskrim untuk penyelidikan lebih lanjut,” jelas Ipda Ammar. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia