Hilang Sejak Jumat, Warga Buton Selatan Sulawesi Tenggara Tewas Ditelan Piton 8 Meter

AKURAT. CO SUMSEL - Seorang warga Kelurahan Majapahit, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara ditemukan tewas ditelan ular piton sepanjang 8 meter.
Peristiwa nahas ini dialami oleh La Noti (63) saat ia sedang berada di kebun.
Warga menemukan korban masih ada di dalam perut ular piton dengan jarak 500 meter dari pemukiman warga di Jalan Usaha Tani.
Baca Juga: 5 Mall di Palembang yang Ada Bioskop XXI, CGV, dan Cinepolis Terbaru 2025
Hilang Sejak Jumat (4/7/2025)
Berdasarkan keterangan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Buton Selatan, La Ode Risawal, korban dilaporkan hilang sejak Jumat (4/7/2025) usai pergi ke kebun.
La Ode mengatakan, awalnya korban pergi ke kebun menggunakan sepeda motornya pada Jumat pagi.
Baca Juga: Penduduk Sumsel Tembus 8,89 Juta Jiwa, Palembang Masih Terpadat
Namun, hingga Sabtu (5/7/2025) korban tak kunjung kembali.
Akhirnya, pihak keluarga bersama warga pun mulai melakukan pencarian.
Temuan Ular dengan Perut Membesar
Baca Juga: 24 Kasus Karhutla Terjadi di Sumsel, Ogan Ilir Paling Rawan dengan 18 Kejadian
Di tengah pencarian itu, warga menemukan seekor ular piton dengan kondisi perut membesar.
Warga yang curiga kemudian mengamankan ular piton yang sudah tidak banyak bergerak itu ke Jalan Usaha Tani dekat pemukiman warga.
Setidaknya, butuh 9 orang dewasa untuk bisa memindahkan ular piton tersebut.
Baca Juga: Angkutan Batu Bara di Lahat Disetop Total Pasca Ambruknya Jembatan Muara Lawai
Korban Ditemukan Tewas di dalam Perut Ular
Ular tersebut kemudian dibelah di bagian perut oleh warga yang curiga korban hilang karena ditelan piton berukuran panjang 8 meter tersebut.
Saat itulah korban ditemukan sudah dalam kondisi terbujur kaku dan tak bernyawa.
Baca Juga: Surya Paloh Kritik Keras MK soal Pemilu 2029: Ini Pencurian Kedaulatan Rakyat
Korban kemudian dilarikan ke rumah duka untuk disemayamkan dan dikubur dengan cara yang layak.
Bukan Kejadian Pertama
Di Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, tercatat sudah 8 kali ular piton dengan ukuran panjang sekitar 8 meter muncul di dekat pemukikan warga.
Baca Juga: Update Harga Emas Perhiasan Palembang Sabtu 5 Juli 2025
Warga pun diimbau agar selalu berhati-hati terutama saat beraktivitas sendirian di area kebun miliknya.
Viral di Media Sosial
Kasus ini juga viral di sosial media.
Baca Juga: Inilah 4 Jurusan dengan Prospek Gaji Tinggi Tapi Sepi Peminat di SNBP 2025
Dalam video yang beredar, terlihat seekor ular piton dengan perut membesar dikelilingi warga.
Satu orang yang diduga merupakan anggota keluar korban menangis histeris sambil memukuli perut ular. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Bagaimana BLT Kesra?
- 2Penyaluran Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Berakhir Besok, Ini Tanda Bantuan Cair dan Masuk Rekening
- 3Hari Ini 28 Oktober 2026 Libur atau Tidak? Cek Ketentuan SKB 3 Menteri
- 4Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di India, Ini Spesifikasi dan Harganya
- 5Sumsel Bakal Dilanda Hujan Deras Sepanjang Hari Besok, Masyarakat Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem
- 6Lantik 23 Pejabat Pemkot Palembang, Ratu Dewa Tekankan Kinerja dan Pelayanan Publik
- 7Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Ditutup 31 Oktober, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
- 8Harga Emas Perhiasan Palembang Hari Ini Masih Stagnan, Saatnya Beli?
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu





