Kasus ISPA di Palembang Capai 148.080 Sepanjang 2026, Mulai Turun Usai Karhutla Mereda

AKURAT.CO SUMSEL Jumlah kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Palembang sepanjang 2026 telah mencapai 148.080 kasus. Meski angkanya masih tinggi, kasus harian mulai menunjukkan penurunan seiring kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan yang berangsur membaik.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Fenty Aprina, mengatakan penurunan juga terlihat dari laporan kasus harian. Pada 2 November 2026, tercatat sebanyak 604 kasus ISPA di Palembang.
"Alhamdulillah kasus ISPA harian di Palembang terus menurun. Pada 2 November 2026 kemarin tercatat sebanyak 604 orang yang masih terkena ISPA," kata Fenty, Rabu (4/11/2026).
Berdasarkan catatan Dinas Kesehatan, September 2026 menjadi periode dengan jumlah kasus ISPA tertinggi sepanjang tahun ini. Totalnya mencapai 17.434 kasus, meningkat dibandingkan Agustus yang mencatatkan 15.020 kasus.
Namun, memasuki Oktober, jumlah kasus mulai berkurang. Sepanjang 1-31 Oktober 2026, tercatat sebanyak 16.999 kasus atau turun 435 kasus dibandingkan bulan sebelumnya.
Baca Juga: Polrestabes Palembang Larang Anggota dan ASN Polri Gunakan Vape, Pelanggar Terancam Sanksi
Fenty menjelaskan, kasus ISPA di Palembang masih berada pada angka belasan ribu setiap bulannya. Pada Januari tercatat 15.479 kasus, Februari 15.858 kasus, Maret 14.127 kasus, dan April 15.387 kasus.
Selanjutnya, Mei mencatatkan 11.854 kasus, Juni 13.956 kasus, Juli 13.480 kasus, Agustus 15.020 kasus, September 17.434 kasus, serta Oktober 16.999 kasus.
Meski tren kasus mulai menurun, masyarakat diminta tetap waspada terhadap gangguan pernapasan, terutama bagi warga yang masih beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang baik.
Gejala seperti batuk, pilek, hingga sesak napas tidak boleh dianggap sepele. Warga yang mengalami keluhan tersebut diimbau segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat agar mendapatkan pemeriksaan dan penanganan.
Dinas Kesehatan juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan mengurangi paparan asap, mengingat dampak karhutla masih menjadi perhatian di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cek Harga Emas Perhiasan Palembang Senin 2 November 2026, Naik atau Turun?
- 2BSU Kemnaker Cair November 2026, Cek Syarat Penerima dan Besaran Bantuan
- 3Kapan BSU Kemnaker 2026 Cair? Cek Jadwal dan Besaran Bantuannya di Sini
- 4Rekrutmen TNI AD 2027 Dibuka, Ini Jadwal Bintara dan Tamtama serta Cara Daftarnya
- 5Harga Emas Perhiasan Palembang Stabil Hari Ini, Termahal Rp13,7 Juta per Suku
- 6Daftar Hari Besar Nasional November 2026, Cek Tanggal Merah dan Hari Liburnya
- 75 Ramalan Zodiak Hari Ini Rabu 4 November 2026, Aries hingga Leo Punya Peluang Baru
- 8Kapolrestabes Palembang Dimutasi, Kombes Heru Agung Nugroho Ditunjuk sebagai Pengganti
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








