Dinkes Sumsel Catat 809 Kasus Positif Campak hingga Mei 2026, Terbanyak di Kota Palembang

AKURAT. CO SUMSEL - Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan (Dinkes Sumsel) mencatat sebanyak 809 kasus positif campak dari total 2.882 kasus suspek sepanjang Januari hingga 26 Mei 2026.
Jumlah tersebut telah mengalami penurunan dibandingkan triwulan sebelumnya setelah sempat meningkat pada Januari hingga April 2026.
Berdasarkan keterangan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Sumsel Ira Primadesa Ogatiyah, kasus positif campak terbanyak ditemukan di Kota Palembang dengan 442 kasus positif dari total 1.495 suspek.
Baca Juga: Wamentan Minta Kepala Daerah Turun Tangan Atasi Anjloknya Harga Sawit Petani
Selanjutnya, Kota Prabumulih mencatat 57 kasus positif dari 195 suspek, Musi Rawas 54 kasus positif dari 140 suspek, serta Muara Enim dan Ogan Ilir masing-masing 39 kasus positif.
Sementara itu, Kabupaten Musi Rawas Utara mencatat 34 kasus positif dari 67 suspek, Musi Banyuasin 33 kasus positif dari 100 suspek, Lubuklinggau 31 kasus positif dari 74 suspek, dan Banyuasin 29 kasus positif dari 222 suspek.
Ira menjelaskan, hanya Pagar Alam, OKU Timur, dan OKU Selatan yang nihil kasus campak positif.
Baca Juga: Kebakaran Restoran Jepang di PIM Palembang Picu Kepanikan, Pengunjung Berhamburan Keluar
Program Imunisasi Terus Digalakkan
Untuk menekan potensi peningkatan kasus, Dinkes Sumsel terus melanjutkan program imunisasi lengkap, khususnya imunisasi MR atau Campak-Rubella yang dimulai sejak anak usia sembilan bulan sesuai jadwal.
Masyarakat yang anaknya belum mendapatkan imunisasi diminta segera mendatangi puskesmas, posyandu, atau fasilitas kesehatan terdekat karena layanan imunisasi susulan masih tersedia secara gratis.
Baca Juga: Ribuan Jemaah Segera Kembali, Kloter Pertama Haji Palembang Tiba 2 Juni
Selain itu, masyarakat juga diminta segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala campak seperti demam tinggi, ruam merah pada kulit, batuk, pilek, dan mata merah.
Lebih lanjut, Ira mengajak masyarakat untuk turut serta mempertahankan penurunan kasus ini bersama-sama.
Dia menekankan, pentingnya imunisasi campak bagi setiap anak.
Baca Juga: Link Live Streaming Final Liga Champions Arsenal Vs PSG
Karena satu anak yang tidak diimunisasi bisa menjadi titik awal penularan kembali. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Penyaluran Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 2Dokter Muda di Palembang Laporkan Dugaan Penganiayaan oleh Mertua, Leher Dicekik hingga HP Dibanting
- 3Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Bagaimana BLT Kesra?
- 4Hari Ini 28 Oktober 2026 Libur atau Tidak? Cek Ketentuan SKB 3 Menteri
- 5Harga Emas Perhiasan Palembang Turun Tipis Hari Ini, Cek Rincian Terbarunya
- 6Sumsel United Curi Poin di Menit Akhir, Nasuha Siapkan Evaluasi Jelang Hadapi Semen Padang
- 7PLN Palembang Jadwalkan Pemadaman Listrik 2,5 Jam Siang Ini, Cek Lokasi Terdampaknya
- 8Link dan Panduan Cek Desil Bansos Online Oktober 2026, Cukup Pakai HP Bisa dari Mana Saja
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







