Sumsel

Heri Amalindo Mundur, PDIP Sumsel Tetap Prioritaskan Kader di Pilgub 2024

Raphel Aziza | 16 Agustus 2024, 16:30 WIB
Heri Amalindo Mundur, PDIP Sumsel Tetap Prioritaskan Kader di Pilgub 2024

AKURAT.CO SUMSEL Mundurnya kader PDI Perjuangan (PDIP) Heri Amalindo sebagai bakal calon gubernur (Bacagub) Sumsel secara tiba-tiba turut mengejutkan DPD PDIP Sumsel.

Pasalnya, pengunduran diri itu disampaikan Heri jelang pendaftaran ke KPU sekaligus pengumuman calon yang akan diumumkan oleh PDIP pada pengumuman Calon Kepala Daerah (Cakada) tahap dua.

"Yang bersangkutan (Heri Amalindo) masih menjadi prioritas untuk maju pada Pilgub Sumsel 2024," ungkap Ketua DPD PDIP Sumsel, Giri Ramanda Kiemas, Jumat (16/8/2024)

Giri membantah keputusan Heri Amalindo mengumumkan pengunduran dirinya tersebut sebagai bagian dari dinamika politik, dimana PDIP tidak mendukung yang bersangkutan. Giri menyebut, partai berlogo banteng akan memprioritaskan kadernya sendiri untuk maju dalam Pilkada serentak.

"Sampai sekarang DPP belum mengeluarkan putusan," jelas dia.

Giri meminta semua pihak menunggu pengumuman tahap dua yang akan disampaikan DPP PDIP di pusat. Pada pengumuman tahap dua tersebut disinyalir PDIP akan mengumumkan siapa saja cakada yang akan mendapat restu untuk menghadapi Pilkada.

"Memang masih terbuka dan dapat diusulkan, juga pengumuman tahap dua akan dilakukan pada minggu depan," jelas Giri.

Giri menilai, meski tak masuk dari daftar kepala daerah diumumkan kemarin, nantinya siapapun yang akan diusung PDIP akan disampaikan usai 17 Agustus 2024 mendatang. Pilgub Sumsel masih menjadi bahan pertimbangan DPP PDIP mengkaji calon yang akan diusung

Baca Juga: Pengamat Sebut Pengunduran Diri Heri Amalindo Dinilai sebagai Manuver Politik Menjelang Pilgub Sumsel

"Rencananya tahap 2 setelah 17 Agustus atau minggu depan akan diumumkan, informasi nya ada 14 kabupaten yang sudah di plenokan dan masih ada tiga yang belum," jelas Giri.

Giri menyebutkan, saat ini DPD PDIP Sumsel terus melakukan analisis situasi dan kondisi di lapangan untuk menjadi pertimbangan bagi DPP PDIP dalam menentukan sikap. Hal ini dilakukan untuk mempersempit kandidat yang akan menjadi calon yang diusung PDIP pada Pilkada 2024.

"Kami hanya menganalisa situasi dan mengerucutkan kandidat. DPP PDIP yang akhirnya memeutsukan itu," ucapnya.

Sebagai informasi, Heri Amalindo merupakan kader PDI Perjuangan (PDIP) masih berpeluang maju sebagai bacagub. Terlebih, dirinya dan Popo Ali telah mengantongi dukungan Parpol seperti PKB, PAN dan Hanura sebanyak 14 kursi atau kurang satu kursi tambahan dari 20 persen kursi di Parlemen Sumsel. 

PDIP memiliki 9 kursi tambahan namun belum mengeluarkan rekomendasi yang dapat menjadi jalan bagi Heri maju dalam kontestasi Pilkada serentak. Dukungan tambahan bahkan datang dari PKN yang dinilai dapat memberikan tambahan amunisi bagi kedua pasangan. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
Reporter
Raphel Aziza
H
Editor
Hermanto