Sumsel

Heri Amalindo Resmi Mengundurkan Diri dari Pilgub Sumsel

Haris Ma'ani | 15 Agustus 2024, 19:22 WIB
Heri Amalindo Resmi Mengundurkan Diri dari Pilgub Sumsel

AKURAT.CO SUMSEL Heri Amalindo, bakal calon gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari bursa calon pada Pilkada 2024. Pengumuman ini disampaikan melalui kuasa hukumnya, Firdaus Hasbullah, Kamis (15/8/2024).

Dalam pernyataan tersebut, Firdaus Hasbullah menyampaikan rasa terima kasih mendalam dari Heri Amalindo kepada seluruh masyarakat Sumsel.

Heri Amalindo, yang saat ini menjabat sebagai Bupati PALI, mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh relawan, penggiat seni, akademisi, dan seluruh lapisan masyarakat selama periode kampanye.

"Dukungan masyarakat sangat penting bagi kami selama setahun terakhir. Ini mendorong Pak Heri untuk terus melakukan hal-hal baru dan berhubungan dengan orang-orang di semua kota dan kabupaten di Sumsel," ujar Firdaus.

"Dengan ini, Bapak Heri Amalindo menyatakan mundur dari pencalonan sebagai Bakal Calon Gubernur Sumsel pada Pilkada tahun 2024," lanjutnya.

Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kedewasaan berpolitik Amalindo, yang menurut Firdaus lebih mengutamakan kepentingan masyarakat Sumsel untuk memastikan Pilgub berjalan aman dan kondusif.

Firdaus Hasbullah menambahkan bahwa saat ini Heri Amalindo belum menentukan arah dukungan dengan jejaring relawan dan tim yang sudah tersebar di seluruh kabupaten/kota di Sumsel.

“Pada dasarnya, saya hanya ingin mengatakan bahwa arah dukungan akan dijelaskan lebih lanjut nanti,” ungkapnya.

Baca Juga: HAPAL Belum Masuk Dukungan PDIP di Pilkada 2024, Giri Ramanda: Masih Dikaji

Heri Amalindo sebelumnya telah menjalin hubungan dengan beberapa partai politik besar seperti Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Partai Hanura untuk mendukung pencalonannya sebagai gubernur. 

Padahal, hingga saat ini, pasangan HAPAL, yang terdiri dari Heri Amalindo dan pasangan calon wakilnya, baru mendapatkan dukungan dari 14 partai politik dari PAN, PKB, dan Hanura.

Jumlah ini masih kurang satu kursi dari minimal dukungan yang dibutuhkan untuk mencalonkan diri dalam kontestasi Pilgub Sumsel, yaitu 15 kursi atau 20 persen dari total 75 kursi di DPRD Sumsel.

Beberapa partai, seperti PDIP (9 kursi) dan PKN (1 kursi), masih belum menentukan sikap mereka terhadap calon gubernur.

Sebelumnya, Ketua DPD PDIP Sumsel, Giri Ramanda mengatakan bahwa untuk Pilgub keputusan masih dalam pengkajian, dan hasilnya akan diumumkan setelah 17 Agustus atau minggu depan.

"Untuk Pilgub masih dalam kajian DPP, rencanaya akan diumumkan di tahap dua setelah 17 Agustus nanti," katanya. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Haris Ma'ani
H
Editor
Hermanto