Kepolisian Palembang Terus Memburu Pelaku Penembakan Rekan Kerja yang Tewaskan Nugroho

AKURAT.CO SUMSEL Satreskrim Polrestabes Palembang saat ini tengah memburu pelaku penembakan yang menewaskan Nugroho alias Nunung (51), warga Jalan Sarimulyo, Kecamatan Sematang Borang, Palembang, Sumatera Selatan.
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Dr. Harryo Sugihhartono menyatakan bahwa anggota Satreskrim masih berada di lapangan untuk melakukan penyelidikan dan menangkap pelaku.
"Saat ini anggota kita terus melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku penembakan tersebut," ujarnya, Selasa (3/9/2024).
Menurut Harryo, korban ditembak dua kali oleh pelaku yang merupakan rekan kerjanya. Kejadian ini berlangsung pada sekitar pukul 11.00 WIB.
"Korban ditembak dua kali hingga tewas seketika. Motifnya adalah sakit hati dan jengkel," ujarnya.
Lebih lanjut, Harryo menjelaskan bahwa insiden ini berawal dari diskusi terkait permintaan peningkatan kesejahteraan berupa insentif yang diajukan korban dan rekan-rekannya kepada atasan mereka. Namun, pelaku justru membela atasannya.
"Pelaku merupakan senior di antara petugas keamanan di perusahaan pengembang tersebut. Ketika korban dan rekannya meminta kenaikan gaji, pelaku membela pihak atasan mereka," jelasnya.
Diskusi antara korban dan pelaku kemudian berkembang menjadi argumen yang tidak mengenakkan hingga memicu kemarahan pelaku.
Setelah kejadian tersebut, pelaku kembali mendatangi korban di lokasi kejadian pada pukul 11.00 WIB dan melakukan aksinya.
Baca Juga: Ojol di Palembang Sempat Dikabarkan Hilang, Jadi Korban Begal Sempat Pingsan dan Pulang Jalan Kaki
"Pada akhirnya, pelaku kemudian mendatangi korban di TKP dan melakukan aksinya," tambah Harryo.
Setelah melakukan penembakan, pelaku langsung melarikan diri. Hingga kini, identitas pelaku belum diungkap, dan polisi terus melakukan pengejaran.
"Pelaku hingga kini sedang dalam proses pengejaran. Kami harap yang bersangkutan menyerahkan diri dengan baik agar masalah hukumnya dapat segera tuntas," kata Harryo.
Terkait dugaan keterlibatan atasan dalam insiden ini, Harryo menyatakan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman.
"Belum bisa dipastikan keterlibatan atasan. Masih dalam pendalaman lebih lanjut," ungkapnya.
Sementara, hasil visum menunjukkan bahwa Nugroho meninggal akibat luka tembak yang menembus pipi kiri hingga kepala bagian belakang.
Menurut dr. Indra, proyektil peluru mengenai pipi kiri korban dan menembus kepala bagian belakang, yang menjadi penyebab kematian.
"Terdapat satu luka tembakan di kepala, yang menembus dari pipi hingga mencapai bagian belakang kepala," jelasnya. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Sumsel Bakal Dilanda Hujan Deras Sepanjang Hari Besok, Masyarakat Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem
- 2Penyaluran Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Berakhir Besok, Ini Tanda Bantuan Cair dan Masuk Rekening
- 3Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di India, Ini Spesifikasi dan Harganya
- 4Lantik 23 Pejabat Pemkot Palembang, Ratu Dewa Tekankan Kinerja dan Pelayanan Publik
- 5Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Ditutup 31 Oktober, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
- 6Harga Emas Perhiasan Palembang Hari Ini Masih Stagnan, Saatnya Beli?
- 7Ramalan Zodiak Hari Ini 31 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuanganmu?
- 8Wali Murid di Palembang Diduga Dianiaya Dua Security Sekolah, Kepala Terluka hingga Dijahit
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







