Sumsel

Dua Menu MBG di OKI Terkontaminasi E Coli, Dinkes Sumsel Pastikan Sumber dari Proses Dapur

Maman Suparman | 16 September 2025, 17:46 WIB
Dua Menu MBG di OKI Terkontaminasi E Coli, Dinkes Sumsel Pastikan Sumber dari Proses Dapur

AKURAT.CO SUMSEL Dinkes Sumsel memastikan penyebab keracunan massal pada program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Ogan Komering Ilir (OKI) berasal dari dua menu yang terkontaminasi bakteri Escherichia coli (E Coli).

Hasil ini diperoleh setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Palembang merampungkan pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan.

“Iya, hasil uji sudah keluar. Ada dua item menu yang tidak memenuhi syarat, yakni tahu krispi dan soto ayam,” ujar Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Sumsel, Dedy Irawan, Selasa (16/9/2025).

Menurut Dedy, keberadaan bakteri E Coli pada kedua menu itu dipastikan sebagai penyebab utama puluhan siswa jatuh sakit. Kontaminasi diduga kuat terjadi sejak proses pengolahan di dapur stasiun pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).

Baca Juga: Motor Digelapkan Senior Kampus, Debi Lapor Polisi

“Yang pasti terjadi kontaminasi pada soto dan tahu krispi, sehingga bakteri berkembang biak dan menyebabkan infeksi pada anak-anak yang mengonsumsinya,” jelasnya.

Ia menguraikan, sumber kontaminasi bisa berasal dari penggunaan air mentah, daging yang tidak matang sempurna, hingga perilaku penjamah makanan yang kurang higienis.

“Biasanya karena air yang tidak matang, daging tidak masak, atau petugas tidak mencuci tangan bersih setelah buang air besar,” kata Dedy.

Lebih jauh, ia menyebut tahu krispi kemungkinan terkontaminasi sejak tahap perendaman menggunakan air mentah. Proses penggorengan yang tidak optimal membuat bakteri masih bertahan.

“Kalau tahu putih juga sama. Jika penjamah makanan tidak menjaga kebersihan, bakteri tetap bisa aktif,” tambahnya.

Kasus ini mencuat usai 80 siswa di Kecamatan Pedamaran, OKI, mengalami gejala keracunan usai menyantap MBG pada 2 September 2025. Mereka dilarikan ke puskesmas untuk mendapat perawatan intensif.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia