Sumsel

Warga Lalan Minta Kejelasan Soal Jembatan Ambruk, Sekda Muba: Kapal Tongkang Akan Ditahan Jika Tak Ganti Rugi

Atiek Widyastuti | 28 Agustus 2024, 13:16 WIB
Warga Lalan Minta Kejelasan Soal Jembatan Ambruk, Sekda Muba: Kapal Tongkang Akan Ditahan Jika Tak Ganti Rugi

AKURAT.CO SUMSEL Untuk yang ketiga kalinya masyarakat Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) meminta kepada pemerintah untuk memperbaiki ataupun membersihkan puing-puing Jembatan Lalan P.6.

Koordinator Aksi, Dedi Irawan menyatakan bahwa robohnya Jembatan P6 tidak seharusnya menjadi alasan bagi pemerintah daerah untuk menunda pembukaan jalur sungai yang vital bagi perekonomian wilayah tersebut.

"Saat ini, tidak ada cara untuk melewati Sungai Lalan. Akibatnya, distribusi hasil pertanian, perikanan, dan barang dagangan lainnya terganggu. Kondisi ini berdampak besar pada perekonomian masyarakat," ujarnya, Rabu (28/6/2024).

Mereka mengungkapkan bahwa meski sudah ada kesepakatan untuk membersihkan material reruntuhan dengan bantuan puluhan tenaga kerja las dan kapal, upaya ini justru terhambat oleh larangan dari pihak pemerintah setempat.

"Masyarakat harus mencari nafkah," katanya.

Baca Juga: Pj Ketua TP PKK Sumsel Hadiri Perayaan HUT ke-57 ASEAN, Promosikan Wastra Sumsel di Tingkat Internasional

Sementara itu, Sekda Musi Banyuasin, Apriyadi mengungkapkan bahwa pembangunan Jembatan P.6 Sungai Lalan akan dimulai paling lambat enam bulan setelah penandatanganan Surat Pernyataan Kesepakatan.

Jika dalam rentang waktu tersebut tidak ada progres yang signifikan, pemerintah daerah mengancam akan menutup alur transportasi air di bawah jembatan yang telah rusak tersebut.

“Selain itu, kapal tongkang akan ditahan hingga niat baik untuk memperbaiki jembatan tercapai. Selain itu, biaya untuk membantu orang-orang yang terdampak harus setinggi mungkin, dan barang-barang yang hilang akibat insiden harus diganti,” ujar Apriyadi tegas.

Ditempat yang sama, Sekda Pemprov Sumsel, Edward Candra menjelaskan bahwa perbaikan Jembatan P.6 Sungai Lalan akan dilakukan di posisi existing dengan desain bentang 10 Meter + 120 Meter + 10 Meter, serta peninggian sebesar 1 Meter.

“Asosiasi akan menyiapkan dana talangan untuk memastikan Jembatan P.6 Sungai Lalan segera dibangun, serta menanggung biaya lain-lain yang diperlukan,” jelasnya. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
H
Editor
Hermanto