Operasi Udara Karhutla Sumsel Sudah Selesai, BPBD Tunggu Instruksi Resmi BNPB

AKURAT.CO SUMSEL Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan (Sumsel) resmi mengakhiri operasi udara menggunakan helikopter water bombing dan patroli, Rabu (5/11/2025).
Langkah ini diambil seiring menurunnya titik panas dan mulai masuknya musim hujan di wilayah Bumi Sriwijaya.
Kabid Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, menjelaskan bahwa misi hari ini menjadi penerbangan terakhir bagi armada helikopter bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Sebelumnya, Sumsel mendapat dukungan tujuh helikopter water bombing dan dua helikopter patroli untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
“Hari ini menjadi misi terakhir helikopter water bombing. Kita masih menunggu instruksi lebih lanjut dari BNPB terkait penarikan armada,” ujar Sudirman.
Baca Juga: Gara-Gara Baju, Suami di Palembang Tega Aniaya Istri Hingga Lebam
Meski hujan mulai turun di sejumlah daerah, BPBD mengingatkan masyarakat agar tidak lengah. Berdasarkan pemantauan terakhir, titik panas (hotspot) masih ditemukan di beberapa lokasi di Sumsel, meski jumlahnya menurun signifikan.
“Hujan membantu proses pemadaman, tapi kita tetap waspada karena masih masa peralihan. Beberapa titik panas masih terpantau,” jelasnya.
BPBD menegaskan, fase ini bukan berarti ancaman Karhutla benar-benar berakhir. Cuaca ekstrem dan perubahan iklim yang tidak menentu tetap berpotensi memicu kebakaran lahan, terutama di kawasan gambut kering.
Sementara itu, Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi BNPB, Abdul Muhari, mengingatkan bahwa Indonesia, termasuk Sumatera, harus tetap bersiap menghadapi perubahan cuaca ekstrem. Menurutnya, siklus El Nino baru berpotensi muncul pada akhir 2026 hingga 2027, yang bisa memicu kebakaran hutan baru jika kesiapsiagaan tidak dijaga.
“Kesiapsiagaan harus tetap dijaga. Masyarakat perlu memperhatikan kondisi cuaca, terutama saat bepergian di musim peralihan seperti ini,” ujarnya.
Abdul juga menegaskan pentingnya menjaga lahan agar tidak terbakar kembali, sekaligus memastikan kesiapan peralatan pemadam di daerah-daerah rawan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Sumsel Bakal Dilanda Hujan Deras Sepanjang Hari Besok, Masyarakat Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem
- 2Penyaluran Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Berakhir Besok, Ini Tanda Bantuan Cair dan Masuk Rekening
- 3Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di India, Ini Spesifikasi dan Harganya
- 4Lantik 23 Pejabat Pemkot Palembang, Ratu Dewa Tekankan Kinerja dan Pelayanan Publik
- 5Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Ditutup 31 Oktober, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
- 6Harga Emas Perhiasan Palembang Hari Ini Masih Stagnan, Saatnya Beli?
- 7PLN Palembang Jadwalkan Pemadaman Listrik 2 Kali Hari Ini, Cek Lokasi Terdampaknya
- 8Ramalan Zodiak Hari Ini 31 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuanganmu?
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







