Sumsel

Baru 206 dari 506 Dapur SPPG di Sumsel Kantongi Sertifikat Higiene Sanitasi

Maman Suparman | 23 Desember 2025, 19:00 WIB
Baru 206 dari 506 Dapur SPPG di Sumsel Kantongi Sertifikat Higiene Sanitasi

AKURAT.CO SUMSEL Dari total 506 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi di Sumatera Selatan (Sumsel), baru 206 dapur yang mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Sertifikat tersebut menjadi syarat utama operasional dapur dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Palembang, Nurya Hartika, mengatakan kepemilikan SLHS penting untuk menjamin keamanan pangan bagi penerima manfaat MBG. Sertifikat ini diterbitkan oleh Dinas Kesehatan atau instansi berwenang setelah dapur memenuhi standar kebersihan dan sanitasi.

“SPPG yang belum memiliki SLHS agar segera melengkapi persyaratan. Sertifikat ini mencakup kelayakan penjamah makanan, Indeks Kelayakan Lingkungan (IKL), serta standar higiene sanitasi,” ujar Nurya usai Rapat Koordinasi MBG di Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (23/12/2025).

Baca Juga: Kondisi Kritis Mask ICCU, Sidang Kasus Lahan Tol Haji Halim Ditunda hingga Januari 2026

Ia menjelaskan, sebagian besar dapur SPPG yang belum tersertifikasi saat ini masih dalam proses pemenuhan persyaratan. Beberapa dapur sudah memenuhi standar penjamah makanan, namun belum lolos penilaian IKL sehingga sertifikat belum dapat diterbitkan.

“IKL ini menilai kelayakan lingkungan dapur pengolahan makanan. Ini menjadi perhatian agar dapur benar-benar aman dan higienis,” katanya.

Meski demikian, distribusi Makan Bergizi Gratis tetap berjalan, termasuk pada masa libur sekolah. Untuk SPPG yang tetap beroperasi, pendistribusian dilakukan sesuai petunjuk teknis, yakni dengan makanan siap santap dan tambahan makanan kemasan kering untuk beberapa hari.

Nurya menambahkan, KPPG akan terus melakukan evaluasi terhadap seluruh dapur SPPG, baik dari aspek distribusi maupun keamanan pangan.

Saat ini, Sumatera Selatan memiliki potensi 808 dapur SPPG. Dari jumlah tersebut, 506 dapur telah beroperasi, sementara sisanya masih dalam tahap persiapan. Program MBG di Sumsel telah menjangkau sekitar 1,4 juta penerima manfaat dari target 2,4 juta orang.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Edward Candra, membenarkan bahwa sertifikasi SLHS masih dalam proses untuk sebagian besar dapur.

“Dari 506 dapur SPPG yang efektif beroperasi, 206 sudah memiliki sertifikat SLHS, sedangkan sisanya masih dalam proses,” ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia