Sumsel

Cegah Stunting, Gubernur Sumsel Dorong Revitalisasi Posyandu dan Program KB hingga ke Pelosok

Maman Suparman | 5 Agustus 2025, 21:00 WIB
Cegah Stunting, Gubernur Sumsel Dorong Revitalisasi Posyandu dan Program KB hingga ke Pelosok

AKURAT.CO SUMSEL Gubernur Sumsel Herman Deru  menekankan pentingnya penguatan program keluarga berencana (KB) dan optimalisasi peran Posyandu sebagai garda terdepan kesehatan keluarga.

Herman Deru menyampaikan bahwa peran BKKBN sangat krusial dalam menciptakan keluarga sehat dan sejahtera, terlebih di tengah tantangan pencegahan stunting yang masih menjadi pekerjaan rumah di berbagai daerah di Sumsel.

"Gerakan Posyandu harus dimasifkan kembali. Posyandu ini ujung tombak kampanye hidup sehat dan cerdas, terutama dalam upaya mencegah stunting sejak dini,” ujar Herman Deru, Selasa (5/8/2025).

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan aktif para penyuluh KB di lapangan. Menurutnya, keberadaan mereka sangat dibutuhkan hingga ke daerah-daerah tertinggal dan terpencil untuk memastikan edukasi dan layanan kesehatan keluarga menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Baca Juga: Gubernur Sumsel Resmikan Pembangunan Jalan Khusus Batu Bara Sepanjang 26 Km di Lahat

Gubernur mengajak BKKBN Sumsel untuk bersinergi erat dengan Dinas Kesehatan, PKK, hingga aparat desa dalam memperluas cakupan program-program prioritas seperti penyuluhan KB, pendampingan gizi ibu dan anak, serta pemantauan tumbuh kembang balita.

"Saya minta penyuluh KB benar-benar aktif menyisir desa dan daerah yang sulit dijangkau. Koordinasikan juga dengan Dinkes untuk menghidupkan kembali program TNI Manunggal KB dan Kesehatan," tambahnya.

Target ambisius pun disampaikan langsung oleh Gubernur. Ia berharap penurunan stunting di Sumsel dapat terus ditekan hingga mendekati angka nol kasus (zero stunting).

Meski diakuinya tidak mudah, namun hal ini dianggap sebagai motivasi untuk memperkuat intervensi di berbagai lini, mulai dari edukasi, layanan kesehatan dasar, hingga pembangunan sanitasi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia