Program 100.000 Sultan Muda, Strategi Sumsel Cetak Generasi Pengusaha Muda

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus mendorong lahirnya generasi pengusaha muda yang tangguh melalui program unggulan 100.000 Sultan Muda.
Langkah ini diyakini akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah, sejalan dengan target ambisius Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumsel yang membidik laju ekonomi hingga 8 persen.
Gubernur Sumsel Herman Deru menyampaikan, program tersebut merupakan upaya mencetak wirausaha muda yang mampu bersaing di era teknologi, termasuk dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk membuka peluang bisnis baru.
“Sumsel memiliki potensi usaha yang besar, tapi belum semuanya tergarap. Dengan dukungan HIPMI, kita ingin anak muda bukan hanya pengguna teknologi, tapi pengendali teknologi untuk menciptakan nilai tambah ekonomi,” ujar Herman Deru, Selasa (12/8/2025).
Baca Juga: Pria di Palembang Nyaris Kehilangan Telinga Akibat Pengeroyokan Bersenjata Tajam
Ia menegaskan, kolaborasi Pemprov dan HIPMI menjadi kunci untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
“Pertumbuhan ekonomi kita saat ini 5,42 persen. Dengan kerja sama yang solid, angka ini bisa meningkat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Sumsel, Muhammad Puri Andamas, menyatakan optimistis terhadap target kenaikan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Dengan kekayaan sumber daya alam Sumsel dan dukungan pemerintah, kami yakin bisa mencapai pertumbuhan hingga 8 persen. Program kerja kami mencakup peningkatan akses pasar, permodalan, literasi bisnis, dan pengembangan sumber daya lokal,” jelas Puri.
Menurutnya, HIPMI bukan sekadar wadah pertemuan pengusaha muda, tetapi juga pusat lahirnya pelaku usaha baru yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









