Survei Terbaru: Dukungan untuk Donald Trump Anjlok, Mayoritas Warga AS Tolak Perang dengan Iran

AKURAT.CO SUMSEL Tingkat kepuasan publik terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengalami penurunan.
Survei nasional terbaru menunjukkan semakin banyak warga Amerika yang mempertanyakan kepemimpinannya, terutama setelah meningkatnya ketegangan dengan Iran dan memburuknya penilaian terhadap kondisi ekonomi.
Jajak pendapat yang dilakukan Quinnipiac University pada 23–27 Juli terhadap 963 pemilih terdaftar memperlihatkan hanya sekitar sepertiga responden yang masih memberikan penilaian positif terhadap kinerja Trump.
Sementara itu, mayoritas responden menyatakan tidak puas terhadap kepemimpinannya.
Penurunan dukungan tersebut beriringan dengan meningkatnya penolakan publik terhadap kebijakan luar negeri Gedung Putih, khususnya terkait operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran.
Mayoritas Publik Menolak Eskalasi Konflik
Hasil survei menunjukkan sebagian besar warga Amerika tidak mendukung aksi militer terhadap Iran.
Baca Juga: Update Perang Iran-AS: Arab Saudi Serang Irak, Hubungan Trump Netanyahu Memburuk
Penolakan datang dari mayoritas pemilih Partai Demokrat dan kelompok independen, sementara dukungan terbesar masih berasal dari basis pemilih Partai Republik.
Sikap serupa juga terlihat ketika responden ditanya mengenai kemungkinan pengiriman pasukan darat ke Iran.
Mayoritas besar menilai langkah tersebut sebaiknya tidak dilakukan, menandakan kekhawatiran publik terhadap risiko konflik yang lebih luas.
Warga Pesimistis Perang Segera Berakhir
Pandangan masyarakat terhadap prospek konflik juga cenderung suram.
Lebih dari separuh responden memperkirakan perang akan berlangsung setidaknya hingga satu tahun ke depan. Sebagian lainnya bahkan meyakini konflik dapat berlangsung lebih lama.
Selain itu, persepsi terhadap posisi Amerika Serikat dalam konflik juga tidak terlalu optimistis.
Lebih banyak responden menilai negaranya belum berada dalam posisi yang menguntungkan dibandingkan mereka yang yakin AS sedang unggul.
Ekonomi Ikut Menekan Popularitas Trump
Bukan hanya isu keamanan internasional yang menjadi sorotan. Penilaian terhadap pengelolaan ekonomi juga mengalami penurunan.
Sebagian besar responden mengaku tidak puas terhadap kinerja pemerintah dalam menangani perekonomian.
Banyak warga menilai kondisi ekonomi nasional terus memburuk, sementara hampir separuh responden mengatakan kondisi keuangan pribadi mereka kini lebih sulit dibandingkan satu tahun sebelumnya.
Temuan tersebut mengindikasikan tekanan ekonomi masih menjadi perhatian utama masyarakat menjelang dinamika politik berikutnya.
Isu Imigrasi Belum Dongkrak Elektabilitas
Di bidang imigrasi, yang selama ini menjadi salah satu kebijakan andalan Trump, tingkat kepuasan publik juga belum mampu mencapai mayoritas.
Meski masih memperoleh dukungan dari sebagian pemilih, jumlah warga yang tidak puas tetap lebih besar.
Hasil survei ini menunjukkan bahwa tantangan yang dihadapi Trump tidak hanya berasal dari kebijakan luar negeri, tetapi juga dari persoalan ekonomi domestik dan persepsi publik terhadap arah pemerintahannya secara keseluruhan.
Dengan tingkat kepuasan yang terus melemah dan meningkatnya penolakan terhadap sejumlah kebijakan utama, hasil survei tersebut menjadi sinyal penting mengenai dinamika opini publik Amerika Serikat di tengah situasi geopolitik dan ekonomi yang masih penuh ketidakpastian.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Bagaimana BLT Kesra?
- 2Penyaluran Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Berakhir Besok, Ini Tanda Bantuan Cair dan Masuk Rekening
- 3Hari Ini 28 Oktober 2026 Libur atau Tidak? Cek Ketentuan SKB 3 Menteri
- 4Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di India, Ini Spesifikasi dan Harganya
- 5Lantik 23 Pejabat Pemkot Palembang, Ratu Dewa Tekankan Kinerja dan Pelayanan Publik
- 6Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Ditutup 31 Oktober, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
- 7Sumsel Bakal Dilanda Hujan Deras Sepanjang Hari Besok, Masyarakat Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem
- 8Harga Emas Perhiasan Palembang Hari Ini Masih Stagnan, Saatnya Beli?
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







