Sumsel

Jumlah Pemilih di Sumsel Berkurang, KPU Sumsel Lakukan Validasi Data dan Pemetaan TPS

Haris Ma'ani | 27 Mei 2024, 18:30 WIB
Jumlah Pemilih di Sumsel Berkurang, KPU Sumsel Lakukan Validasi Data dan Pemetaan TPS

AKURAT.CO SUMSEL Berdasarkan rekapitulasi Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4), jumlah pemilih yang diterima oleh KPU Kabupaten/Kota sebanyak 6.320.524.

Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan dengan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ditetapkan pada bulan Juni lalu, yaitu 6.326.348 pemilih, atau berkurang sebanyak 5.824 pemilih di seluruh Provinsi Sumsel.

“Penurunan jumlah pemilih ini paling signifikan terjadi di Kabupaten Banyuasin, yang turun sebanyak 26.906 pemilih dari 625.988 pada DPT menjadi 599.082 pada DP4,"

"Sementara itu, penambahan DP4 terbanyak terjadi di Kota Palembang dengan kenaikan 23.488 pemilih, dari 1.225.548 pada DPT menjadi 1.249.036 pada DP4,” ungkap Ketua KPU Sumsel, Andika Pranata Jaya, Senin (27/5/2024).

Baca Juga: Pengangguran di Muara Enim Tinggi, Bacawabup Muara Enim Imam Mahmudi Beri Perhatian Khusus

Ia menambahkan bahwa alasan di balik perubahan angka ini belum sepenuhnya jelas.

“Apakah ini disebabkan oleh perpindahan penduduk, kematian, atau pemilih baru yang memasuki usia 17 tahun, kita belum bisa pastikan. Nanti setelah proses pencoklitan selesai, data-data ini akan divalidasi dan dianalisis lebih lanjut,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya perhatian dan kecermatan dalam penyusunan daftar pemilih untuk setiap TPS. Ia mengingatkan agar KPU Kabupaten/Kota mempertimbangkan beberapa faktor, seperti tidak menggabungkan Desa/Keluraha.

"Lalu, TPS juga harus muda dijangkau oleh pemilih, dan tidak memisahkan pemilih dalam satu keluarga serta memperhatikan kondisi geografis setempat agar TPS mudah diakses oleh semua pemilih, termasuk mereka yang tinggal di daerah terpencil," tutupnya. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Haris Ma'ani
H
Editor
Hermanto