Sumsel

Meski Musim Hujan Gunung Dempo Tetap Dibuka untuk Pendaki, BRIGADE Pagar Alam Ingatkan Waspadai Jalur Rawan Longsor

Maman Suparman | 4 Desember 2025, 13:59 WIB
Meski Musim Hujan Gunung Dempo Tetap Dibuka untuk Pendaki, BRIGADE Pagar Alam Ingatkan Waspadai Jalur Rawan Longsor

AKURAT.CO SUMSEL Aktivitas pendakian di Gunung Dempo, tetap dibuka meskipun wilayah tersebut telah memasuki musim penghujan.

Namun, otoritas pengelola gunung mengingatkan para pendaki untuk meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan perlengkapan ekstra karena jalur ekstrem yang kini berisiko longsor.

Sekretaris Balai Registrasi Gunung Api Dempo (BRIGADE), Endruru, menegaskan bahwa pendakian masih diizinkan selama musim hujan. Ia menekankan bahwa persiapan yang memadai adalah kunci utama keselamatan.

"Imbauan paling perlengkapan saja, seperti bawa jas hujan, alat-alat lengkap untuk pendakian seperti tenda, matras, jacket, dan lain-lain, yang dapat menghangatkan tubuh. Serta menghindari tanah/jalur yang rawan longsor," kata Ndruru, Kamis (4/12/2025).

Baca Juga: Poco Luncurkan F8 Ultra dan F8 Pro di Indonesia, Usung Teknologi Audio Kolaborasi Bose

Meskipun Gunung Dempo dikenal memiliki jalur pendakian yang menantang dan ekstrem, minat pendaki tidak sepenuhnya hilang saat musim hujan. Ndruru menyebutkan bahwa masih ada sejumlah pendaki yang datang, terutama saat akhir pekan.

"Masih, tapi sedikit. Paling kalau weekend 10 sampai 20 pendaki," ungkapnya.

BRIGADE memprediksi puncak kepadatan pendaki akan terjadi di akhir tahun, seiring dengan momen liburan Natal dan Tahun Baru. Hal ini menuntut peningkatan kewaspadaan bagi pendaki yang memilih mendaki di tengah kondisi cuaca ekstrem.

Kepada seluruh pendaki, BRIGADE mengimbau agar selalu mematuhi instruksi petugas, memeriksa prakiraan cuaca, dan tidak memaksakan diri jika kondisi jalur sudah membahayakan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia