Penerbangan Dibuka dan Latihan Militer Jadi Magnet, Kunjungan Wisman ke Sumsel Melonjak 457%

AKURAT.CO SUMSEL Sektor pariwisata Sumatera Selatan (Sumsel) menunjukkan kebangkitan signifikan.
Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Sumsel mengalami lonjakan drastis, mencapai 1.138 orang hingga tahun ini.
Peningkatan paling fantastis tercatat pada Agustus 2025, yang melonjak hingga 457,84% dibandingkan bulan sebelumnya.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, Moh Wahyu Yulianto, mengungkapkan bahwa Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II menjadi pintu masuk utama, dengan dua negara mendominasi: Amerika dan Malaysia.
"Cukup banyak wisman yang datang ke Sumsel pada Agustus. Wisman dari Amerika paling banyak, karena ada hubungan pelatihan militer di OKU yang kita golongkan sebagai wisman," ujar Wahyu, Jumat (3/10/2025).
Baca Juga: Kasus Korupsi Pasar Cinde Masuk Babak Baru, Alex Noerdin dan Harnojoyo Resmi Dilimpahkan ke JPU
Data BPS menunjukkan bahwa kontribusi wisman terbesar berasal dari Amerika Serikat, dengan persentase mencapai 45,87%. Lonjakan ini erat kaitannya dengan adanya kegiatan pelatihan militer di Ogan Komering Ulu (OKU).
Di posisi kedua, wisman asal Malaysia menyumbang 25,13% dari total kunjungan. Peningkatan dari Malaysia ini didorong oleh kembali dibukanya penerbangan internasional langsung dari Negeri Jiran ke Palembang.
Wisman lainnya berasal dari Australia (8,70%), China (5,45%), dan gabungan negara-negara lain (14,85%).
Tak hanya wisman, jumlah kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) ke Sumsel juga menunjukkan grafik peningkatan yang konsisten dan masif.
Sepanjang periode Januari hingga Agustus 2025, jumlah wisnus yang berkunjung ke Sumsel mencapai 17,65 juta orang. Angka ini melonjak 56,77% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









