11 Ribu Lebih Titik Hotspot di Sumsel, ini Kata Pj Gubernur Sumsel

AKURAT.CO SUMSEL Sebanyak 11 ribu lebih titik api atau hotspot Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Sumatera Selatan (Sumsel), jumlah titik api itu tecratat dari Januari sampai Oktober 2023.
“Untuk titik hotspot yang ada saat ini sampai dengan bulan Oktober totalnya mencapai 11 ribu lebih. Sementara untuk luasan karhutla mencapai 4 ribu hektare lebih sampai Agustus 2023," Pejabat (Pj) Gubernur Sumsel, Agus Fatoni, Rabu (11/10/2023).
Sejak Agustus 2023 sampai saat ini di Sumsel peningkatan titik panas meningkat cukup signifikan.
Faktor angin yang kencang, lokasi kebakaran yang sulit dijangkau, dan kekurangan sumber air untuk pemadaman akhirnya memperparah keadaan.
"Untuk kondisi lahan rawan kebakaran di Sumsel seluruhnya total 8.003 hektar. Sedangkan lahan gambut yang dimiliki Sumsel seluas 1,2 juta hektar,” katanya.
Namun, kasus Inpeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) yang disebabkan oleh kabut asap karhutla tidak meningkat secara signifikan.
"Jumlah kasus ISPA secara kumulatif pada minggu pertama sampai dengan minggu ke-4 di September totalnya mencapai 40 ribu lebih," jelasnya.
Dalam hal jarak pandang, Sumsel pernah memiliki jarak pandang hanya 300 meter. Namun, kondisi jarak pandang normal 10.000 meter masih berjalan normal.
"Namun penundaan (penerbangan) belum terjadi dan take off meski akibat terbatas cara pandang juga masih bisa berlangsung," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









