Dinkes Palembang Pastikan Kasus 'Super Flu' Masih Nihil, Masyarakat Diminta Waspada

AKURAT.CO SUMSEL Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang memastikan hingga saat ini belum ditemukan adanya laporan kasus "Super Flu" di seluruh wilayah Palembang.
Meski status masih nihil, pemerintah setempat mulai memperketat pemantauan di seluruh fasilitas kesehatan guna mengantisipasi masuknya virus tersebut.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Palembang, Yudhi Setiawan, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan verifikasi data secara menyeluruh ke tingkat puskesmas dan fasilitas kesehatan pertama lainnya.
"Kami sudah melakukan koordinasi langsung melalui sistem pelaporan penyakit menular ke seluruh puskesmas di Palembang. Berdasarkan pengecekan data terakhir, laporan klinis yang mengarah pada indikasi virus tersebut masih belum ditemukan atau nihil," ungkap Yudhi, Sabtu (3/1/2026).
Baca Juga: Dinkes Sumsel Tingkatkan Kewaspadaan Super Flu, Warga Diminta Terapkan PHBS
Sebagai langkah preventif, Dinkes Palembang mengimbau para orang tua untuk memastikan anak-anak mereka mendapatkan imunisasi lengkap.
Pemberian vaksin dasar seperti DPT-HB-HiB hingga campak dinilai krusial untuk membangun benteng pertahanan tubuh terhadap berbagai jenis infeksi virus yang sedang berkembang.
"Vaksinasi lengkap adalah kunci untuk memperkuat imunitas dasar bayi dan anak. Kami minta orang tua tidak menunda jadwal imunisasi putra-putrinya," tambahnya.
Selain imunisasi, Yudhi menekankan pentingnya kembali menerapkan protokol kesehatan secara mandiri melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Masyarakat diingatkan untuk membudayakan cuci tangan dengan sabun dan menggunakan masker, terutama saat berada di tempat umum atau ketika merasa kurang fit.
Ia juga memberikan arahan khusus mengenai deteksi dini gejala yang menyerupai flu berat, seperti demam tinggi yang disertai sesak napas.
"Jangan anggap remeh flu. Jika muncul gejala berat, segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat. Deteksi dini sangat penting, terutama bagi kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan mereka yang memiliki penyakit penyerta (komorbid)," tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Sumsel Bakal Dilanda Hujan Deras Sepanjang Hari Besok, Masyarakat Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem
- 2Penyaluran Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Berakhir Besok, Ini Tanda Bantuan Cair dan Masuk Rekening
- 3Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di India, Ini Spesifikasi dan Harganya
- 4Lantik 23 Pejabat Pemkot Palembang, Ratu Dewa Tekankan Kinerja dan Pelayanan Publik
- 5Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Ditutup 31 Oktober, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
- 6Harga Emas Perhiasan Palembang Hari Ini Masih Stagnan, Saatnya Beli?
- 7Ramalan Zodiak Hari Ini 31 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuanganmu?
- 8Ramalan Zodiak Leo Hari Ini Jumat 30 Oktober 2026, Percintaan hingga Karier Jadi Sorotan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







